spot_imgspot_img
Jumat 6 November 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Pendidikan Anak Tak Bisa Instan, Sekolah Jangan Hanya Kejar Piala

MAJALENGKA,FOKUSJabar.id: Kepala Sekolah Alam Semesta Quran (Sataqu) Majalengka Ustadz Ica Ikhwanudin mengkritik perburuan piala pada tingkat sekolah dasar. Pihaknya menilai pendidikan tingkat dasar wajib memfokuskan pengembangan fondasi karakter dan pengalaman nyata anak.

Ica menyampaikan pandangan tersebut saat memberikan keterangan, Jumat (6/11/2026). Pihaknya mendorong guru dan orang tua menghubungkan materi pelajaran secara langsung dengan kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Anak Makin Jauh dari Alam, SATAQU Majalengka Soroti Ancaman Nature Deficit Disorder

Sekolah melatih siswa mengamati proses produksi nyata, seperti berkunjung ke pabrik atau Bandara Kertajati. Pihaknya meyakini pendekatan langsung ini membantu anak menyalurkan ide menjadi karya konkret.

“Apa yang kita pelajari itu harus bisa disalurkan dalam karya, dalam ide,” ujar Ica.

Pendidikan Dasar Wajib Sediakan Waktu untuk Memperkuat Akar Karakter

Ica mengibaratkan tumbuh kembang anak seperti pohon yang membutuhkan sistem perakaran kuat sebelum berbunga. Pihaknya mengingatkan orang tua agar tidak memaksa anak meraih penghargaan secara instan pada usia dini.

Pendidik wajib memberi waktu bagi siswa SD untuk mematangkan kemampuan dasar akademik dan mental. Pihaknya menegaskan perolehan trofi lomba bukan menjadi indikator utama keberhasilan sistem pendidikan di Sataqu.

Sekolah memadukan kurikulum ilmu pengetahuan umum dengan pendidikan agama Islam secara menyeluruh. Pihaknya berkomitmen mencetak lulusan yang kuat secara akidah dan siap menghadapi tantangan masa depan.

“Jangan berharap memetik bunga di SD ini, karena bunga itu nanti munculnya di SMP, SMA,” kata Ica.

(Jilly Ortega)

spot_img

Berita Terbaru