CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kekalahan telak 0-6 dari PSS Sleman memicu kekecewaan mendalam bagi CEO PSGC Ciamis Herdiat Sunarya. Herdiat sempat menyampaikan keinginan untuk mundur dari kepengurusan Laskar Singacala usai laga di Stadion Maguwoharjo, Rabu (4/11/2026).
Herdiat menggelar konferensi pers di Stadion Galuh Ciamis, Kamis (5/11/2026). Ia menegaskan kekecewaannya bersumber pada pola permainan skuad yang tanpa strategi matang di lapangan.
Baca Juga: Pilkades Digital Ciamis Digelar 13 Desember 2026, 40 Desa Siapkan 176 TPS
Pihaknya menyayangkan para pemain yang tetap tampil terbuka meski kehilangan satu orang akibat kartu merah. Keputusan taktis tersebut memberi ruang tembak luas bagi para penyerang PSS Sleman.
“Saya bukan tidak siap menerima kekalahan, tetapi para pemain seolah-olah bermain tidak dengan hati. Kelihatan mainnya tanpa pola,” ujar Herdiat.
Manajemen Pusat Tolak Pengunduran Diri dan Setujui Dua Asisten Pelatih Mundur
Manajemen pusat merespons surat pengunduran diri Herdiat pada Kamis pagi. Pihak manajemen menolak permohonan tersebut dan meminta Herdiat tetap memimpin perbaikan performa PSGC Ciamis.
“Alhamdulillah, tadi pagi ada jawaban dari manajemen pusat. Saya tidak boleh mundur. Mari kita sama-sama bekerja keras membangun PSGC,” kata Herdiat.
Keputusan bertahan ini menjadi momentum evaluasi besar-besaran di tubuh tim. Manajemen telah menyetujui pengunduran diri dua asisten pelatih, Eka Ramdani dan Boy Jati Asmara.
Herdiat akan merombak susunan pemain hingga bursa transfer Januari 2027 mendatang. Ia kemudian menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh suporter Ciamis serta meminta dukungan penuh demi kebangkitan PSGC.
(Mia)




