MAJALENGKA, FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Majalengka mengajak warga menanam cabai di pekarangan rumah untuk memenuhi kebutuhan dapur sekaligus membantu menekan inflasi.
Ajakan ini diwujudkan melalui program Penca Perdaya (Penanaman Cabai Pekarangan Berdaya) yang diluncurkan di Kelurahan Tarikolot, Kecamatan Majalengka, Senin (12/10/2026).
Program bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) ini mendorong warga memanfaatkan lahan terbatas dengan pot, polybag, atau wadah bekas.
Baca Juga: Yon TP 338 Majalengka Punya Misi Sosial, dari Pengobatan Gratis hingga Tanam Jagung
Bupati Majalengka, Eman Suherman, mengatakan keterlibatan masyarakat penting untuk menjaga stabilitas harga cabai. Menurutnya, menanam cabai bisa dimulai dari pekarangan kecil tanpa harus memiliki lahan luas.
“Pekarangan kecil pun bisa dimanfaatkan. Kalau setiap rumah tangga menanam cabai dan merawatnya dengan baik, hasilnya tentu akan membantu kebutuhan sehari-hari.,” jelas Eman saat di wawancara.
Uji Coba Penca Perdaya
Kepala DKP3 Kabupaten Majalengka, Gatot Sulaeman, menyebut uji coba Penca Perdaya dilakukan di tiga wilayah, yakni Kelurahan Tarikolot kecamatan Majalengka, Desa Kagok di Kecamatan Banjaran, dan Desa Loji di Kecamatan Jatiwangi.
“Hasilnya akan terus kita evaluasi bersama para penyuluh pertanian. Kami ingin membangkitkan semangat kebersamaan ini agar nantinya dapat diterapkan di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Majalengka,” jelas Gatot.
Warga Kelurahan Tarikolot, Ekawati, mengapresiasi program tersebut karena dinilai bisa membantu menghemat belanja rumah tangga.
Baca Juga: Diduga Berawal dari Bakar Sampah, Lahan Kosong di Majalengka Terbakar
“Menurut saya, program ini sangat bagus karena menanam cabai bisa dilakukan di pekarangan rumah, meskipun lahannya tidak luas. Kalau kita punya tanaman cabai sendiri, saat membutuhkan untuk memasak tinggal memetik. Selain lebih praktis, mudah-mudahan juga bisa menghemat pengeluaran rumah tangga,” ungkapnya.
Pemkab Majalengka berharap program ini dapat diperluas ke seluruh desa dan kelurahan dengan dukungan penyuluh pertanian serta partisipasi warga.
Selain memenuhi kebutuhan keluarga, Penca Perdaya diharapkan mendukung pengendalian inflasi dan memperkuat ketahanan pangan, sejalan dengan semangat Majalengka Langkung Sae.
(Jilly Ortega)



