spot_imgspot_img
Senin 5 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

BMKG Prediksi Hujan Intens, Pemkot Bandung Bersihkan Drainase

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan dengan mengerahkan seluruh wilayah untuk membersihkan tali-tali air dan saluran drainase.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, langkah tersebut di lakukan untuk mengantisipasi tingginya intensitas hujan yang di perkirakan terjadi dalam waktu relatif singkat.

BACA JUGA:

Densus 88 Gerebek Terduga Teroris, Farhan Tegur Pengelola Kontrakan

“Sedang mengerahkan semua wilayah. Tidak hanya kedinasan agar melakukan pembersihan tali-tali air. Memang ada beberapa titik sedang ada perbaikan, baik di jalan protokol maupun di jalan kewilayahan,” kata Farhan, Senin (5/10/2026)

Menurutnya, berdasarkan informasi BMKG, musim hujan tahun ini di perkirakan hanya berlangsung sekitar tiga bulan. Namun, curah hujan yang turun di perkirakan setara dengan akumulasi hujan selama enam bulan.

“Kita betul-betul aware karena menurut BMKG, musim hujan kita akan singkat, hanya tiga bulan. Tetapi, curah hujannya sama dengan musim hujan selama enam bulan. Jadi intensitasnya akan tinggi,” katanya.

Farhan mengatakan, penanganan kawasan yang selama ini menjadi langganan banjir harus dimulai dari pembenahan drainase.

“Jalan-jalan langganan bagaimanapun juga penanganannya adalah di drainase. Itu dulu yang ditangani,” ujarnya.

Lebih lanjut Farhan mengatakan, untuk sejumlah kawasan seperti Cibaduyut dan Cimindi, penanganan banjir membutuhkan koordinasi lintas wilayah karena melibatkan pemerintah provinsi, kabupaten, hingga Kota Cimahi.

BACA JUGA:

Maling Kabel Resahkan Warga, Pemkot Bandung Integrasikan Ribuan CCTV hingga Level RT/RW

Meski begitu, Pemkot Bandung akan memfokuskan kawasan Cijawura hingga wilayah timur karna menjadi salah satu area yang lebih memungkinkan ditangani langsung oleh Pemkot Bandung karena berada dalam kewenangan kota.

“Nah, yang paling mungkin kita akan jaga, lebih memungkinkan karena itu punya kota 100 persen, itu daerah Cijawura ke arah timur. Nah, itu lebih memungkinkan. Kita sedang membuat sodetan-sodetan baru,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni)

spot_img

Berita Terbaru