spot_imgspot_img
Rabu 30 September 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Krisis Air Bersih Ciamis Makin Meluas, 45.273 Warga di 23 Kecamatan Terdampak

CIAMIS,FOKUSjabar.id: Jumlah wilayah yang terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terus meluas. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, mengonfirmasi lonjakan daerah terdampak tersebut pada Rabu (30/9/2026).

Ani menyebutkan bahwa krisis air bersih akibat kemarau kini telah melanda 23 kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Ciamis.

Baca Juga: 2 PNS Ciamis Maju Pilkades, Ini Penjelasan BKPSDM Terkait Status Kepegawaiannya

“Sampai hari ini jumlah kecamatan yang terdampak kekeringan terus bertambah,” kata Ani saat memberikan keterangan.

Ani merinci bahwa dampak kekeringan di 23 kecamatan tersebut kini meluas hingga mencakup 63 desa dan 143 dusun. Bencana kemarau ini mengancam kebutuhan harian puluhan ribu warga Ciamis.

“Jumlah jiwa yang membutuhkan pasokan air bersih ada 45.273 orang,” ucapnya.

Pasokan 2,1 Juta Liter Air Bersih Disalurkan ke Daerah Rawan

Untuk merespons krisis tersebut, BPBD Kabupaten Ciamis menggandeng berbagai pemangku kepentingan (stakeholder) untuk mendistribusikan air bersih ke titik-titik rawan. Petugas gabungan telah menyalurkan sebanyak 2.135.000 liter air bersih guna memenuhi kebutuhan rumah tangga warga terdampak.

“Air bersih yang dibutuhkan warga terdampak kekeringan menggunakan 413 armada tangki,” jelas Ani.

Penyaluran air bersih ini mengandalkan sinergi lintas instansi dan komunitas. BPBD Ciamis mendistribusikan pasokan terbesar sebanyak 1.285.000 liter, disusul PDAM Tirta Galuh sebesar 338.000 liter, PMI 190.000 liter, serta BBWS Citanduy sebanyak 34.000 liter.

Aksi tanggap darurat ini juga mendapat sokongan dari Kodim 0613/Ciamis (4.000 liter), Polres Ciamis (5.000 liter), SOG Ciamis (10.000 liter), MDC Ciamis (24.000 liter), dan 234 SC (10.000 liter).

Sejumlah dunia usaha dan lembaga keuangan di Ciamis turut menyalurkan bantuan melalui program CSR. BRI Ciamis menyumbang 165.000 liter, CSR BJB Ciamis mengucurkan 60.000 liter, sedangkan Yogya Dept Store dan Samsat Ciamis masing-masing menyalurkan 5.000 liter.

BMKG Prediksi Kemarau Masih Panjang, BPBD Minta Warga Hemat Air

Mengingat prakiraan musim hujan yang masih relatif lama, BPBD Ciamis meminta masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola konsumsi air harian.

“Gunakan air bersih untuk keperluan air minum dan rumah tangga penting lainnya,” imbau Ani.

Pemerintah daerah mengimbau warga agar memprioritaskan pemanfaatan bantuan air bersih untuk kebutuhan pokok dan memasak, serta menghemat penggunaan air untuk keperluan lain selama masa tanggap darurat kemarau.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru