CIAMIS,FOKUSjabar.id: Pertarungan sengit antara PSGC Ciamis menghadapi Semen Padang FC bakal memanaskan Stadion Galuh, Ciamis, Sabtu (26/9/2026). Kedua tim sama-sama mengusung target tiga poin demi mengamankan posisi maksimal di papan klasemen.
PSGC Ciamis berambisi memaksimalkan keuntungan sebagai tuan rumah. Kehadiran ribuan suporter di Stadion Galuh siap menyuntikkan energi tambahan bagi skuad Laskar Singacala untuk mengunci kemenangan.
Baca Juga: Satu Kesalahan Bisa Fatal, Nil Maizar Ingatkan Semen Padang Jelang Lawan PSGC Ciamis
Namun, Semen Padang FC datang membawa ambisi yang tak kalah membara. Pemain Semen Padang, Rezaldi Hehanussa, menegaskan bahwa jajaran pemain telah menuntaskan persiapan matang dan tetap menaruh rasa hormat tinggi kepada skuad lawan.
“Saya tidak menganggap enteng PSGC Ciamis. Mereka tim yang bagus dan kami respect terhadap mereka. Kami sudah mempersiapkan untuk melawan PSGC Ciamis,” ujar Rezaldi dalam konferensi pers virtual, Jumat (25/9/2026).
Rezaldi Hehanussa Soroti Kehadiran Para Pemain Akademi Persib
Rezaldi mengungkapkan bahwa tim pelatih dan para pemain telah memetakan kekuatan lawan, termasuk keberadaan sejumlah penggawa PSGC yang mengantongi latar belakang akademi Persib Bandung. Hal tersebut menjadi perhatian tersendiri bagi jajaran pemain Semen Padang.
“Kita tahu di sana ada pemain dari akademi Persib. Saya rasa pertandingan besok, Insyaallah bisa berjalan seru dan kita bisa meraih kemenangan di Ciamis,” katanya.
Rezaldi menegaskan bahwa timnya tidak datang untuk sekadar mengincar hasil imbang. Skuad Kabau Sirah mematok target penuh membawa pulang kemenangan dari markas lawan.
“Itu tekad kita, bisa bawa tiga poin,” tegasnya.
Strategi Nil Maizar Siasati Persiapan Singkat dan Perjalanan Jauh
Sementara itu, Pelatih Semen Padang FC, Nil Maizar, menjelaskan bahwa tim pelatih hanya memiliki waktu persiapan yang relatif terbatas. Seusai meraih hasil imbang melawan Persijap Semarang, tim langsung menggelar sesi pembenahan taktik.
“Kita setelah draw dengan Persijap Semarang, hari Rabu sudah mulai latihan. Tadi kita coba latihan taktikal sebentar,” kata Nil.
Nil mengakui bahwa jeda waktu tiga hari dan durasi perjalanan darat sekitar tujuh jam dari Jakarta menuju Ciamis memberikan tantangan tersendiri bagi kondisi fisik para pemain. Kendati demikian, ia optimistis jajaran pemain mampu menerapkan hasil evaluasi di lapangan.
“Kita mengharapkan, karena perjalanan jauh dari Jakarta ke sini kurang lebih tujuh jam, mudah-mudahan persiapan yang tidak terlalu lama ini bisa memperbaiki semua kelemahan dan kekurangan kita,” ujarnya.
Nil menekankan pentingnya kerapatan antarlini saat tim melakukan transisi permainan. Ia menginstruksikan para pemain agar mempersempit ruang gerak lawan saat bertahan maupun menyerang.
“Bagaimana transisi dari attack to defend, defend to attack. Bisa sama-sama, tidak ada gap, tidak ada jarak. Mudah-mudahan yang kita perbaiki di latihan kemarin bisa memperbaiki permainan,” jelasnya.
Pertandingan di Stadion Galuh besok memprediksikan skema permainan terbuka dari kedua kesebelasan. PSGC Ciamis mengandalkan dukungan publik sendiri, sedangkan Semen Padang FC datang membawa modal kepercayaan diri tinggi untuk merebut poin penuh.
(Mia)



