spot_imgspot_img
Senin 31 Agustus 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jembatan Pongpet Pangandaran Putus, Ada Kaitan Dengan Mistis?

PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kepala Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Pangandaran, Enceng Anwar Solihin, menjadi salah satu saksi mata saat Jembatan Gantung Pongpet putus sesaat sebelum diresmikan. 

‎Saat kejadian, Enceng berada dalam satu rombongan Forkopimda. Posisinya tepat di belakang Bupati Pangandaran Citra Pitriyami, Dandim 0625, Kepala Dinas PUPR, dan Sekretaris PUPR.

‎Ia menceritakan detik-detik mencekam sebelum jembatan ambruk. Enceng mengaku merasakan ada yang janggal sebelum insiden terjadi. 

Baca Juga: Jembatan Pongpet Terputus, Kodim 0625 Pangandaran Angkat Bicara

‎”Saya juga udah merasakan hal yang beda. Jembatan udah goyang seperti tidak seperti biasanya. Udah goyang-goyang ke samping,” ujar Enceng, Senin (31/8/2026).

‎Firasat tidak enak itu membuatnya langsung mengingatkan orang nomor satu di Pangandaran. 

“Terus saya bilang gini sama Ibu Bupati, ‘Bu, Ibu heunteu paur? tenang, hnteu pak Kuwu da rata’. Pas Ibu Bupati selesai bicara itu ‘jeplak’ (sling putus),” katanya.

Jembatan Mencapai 30 Meter

‎Ia mengaku sempat panik luar biasa. Apalagi jurang di bawah jembatan mencapai 30 meter dan dipenuhi bebatuan karang besar.

‎”Mata saya merem melek merem melek gitu kan saking gilanya. Alhamdulillah walaupun semalaman saya nyeri cangkeng, nyeri punggung,” ucapnya.

‎Enceng menyebut faktor kelebihan beban atau overload sebagai penyebab putusnya jembatan.

‎”Ya, itu yang saya tahu itu mah overloading saja. Saya bukan orang teknis,” ujarnya.

‎Ia menyoroti rambu peringatan yang sebenarnya sudah terpasang. Di jembatan tertulis maksimal 3 orang yang boleh melintas. Namun antusiasme warga yang membludak membuat imbauan itu diabaikan.

‎”Tapi kan ketika melihat orang yang begitu banyaknya, ya kan terkadang orang itu mengabaikan apa yang sudah menjadi ketentuan. Ya, jadi itu mah mungkin udah nasib mungkin,” katanya.

Jembatan Gantung Ekstrem

‎Enceng juga menegaskan tidak ada kaitannya dengan hal mistis. “Enggak ada (hal mistis),” tegasnya.

‎Menurut Enceng, Jembatan Pongpet termasuk jembatan gantung paling ekstrem di Pangandaran. 

Baca Juga: Baru Diresmikan Bupati Pangandaran, Jembatan Gantung Pongpet Langsung Patah

‎”Tingginya sekitar 30 meteran dari papan jembatan ke sungai. Kalau jatuh ke bawah, ya jangan harap hidup,” katanya.

‎Panjang jembatan mencapai 65 meter. Ukuran itu dinilainya terlalu panjang untuk jembatan gantung.

‎”Jadi itu mah layaknya dibangun jembatan permanen. Maka akses pendidikan, perekonomian, kesehatan semuanya akan clear. Dan tidak dihantui perasaan takut jatuh ke bawah menimpa batu,” pungkasnya.

(Sajidin)

spot_img

Berita Terbaru