BANDUNG,FOKUSJabar.id: Persaingan memperebutkan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat mulai mengerucut. Memasuki hari ketiga masa pendaftaran, panitia baru menerima satu berkas pencalonan. Sosok tersebut merupakan Ketua DPD Demokrat Jabar saat ini, Anton Sukartono Suratto.
Meskipun demikian, Panitia Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD Demokrat Jawa Barat tetap membuka pintu bagi kader lain. Pendaftaran yang buka sejak 10 Agustus 2026 ini akan resmi tutup, Minggu (16/8/2026).
Baca Juga: Bikin Jabar ‘Oyag’ Borong 100% Dukungan DPC ke Anton Sukartono Suratto
Sekretaris Steering Committee (SC) Musda VI Demokrat Jabar, Jenal Arifin, mengonfirmasi penyerahan berkas Anton pada Kamis (13/8/2026).
“Hari ini alhamdulillah kami jajaran Steering Committee Musda keenam DPD Provinsi Jawa Barat baru saja menerima satu kandidat. Beliau adalah incumbent, hari ini masih tetap menjadi Ketua DPD, Anton Sukartono Suratto,” kata Jenal di Kantor DPD Demokrat Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Kamis (13/8/2026).
Panitia Masih Menunggu Penantang Baru
Jenal menegaskan bahwa ketiadaan nama lain hingga hari ini tidak menutup jalan kompetisi. Panitia masih menunggu kader-kader potensial yang mematuhi seluruh syarat untuk maju sebelum tenggat waktu.
“Kita akan menutup pendaftaran pada hari Minggu, tanggal 16 Agustus nanti. Mudah-mudahan masih ada kader Demokrat yang mau berkhidmat di Jawa Barat untuk menjadi peserta calon Ketua DPD Jawa Barat,” katanya.
Syarat Utama: KTA dan Surat Dukungan Pemilik Suara
Ia menyebutkan bahwa semua kader mengantongi peluang sama. Kendati demikian, setiap bakal calon harus merampungkan persyaratan administrasi serta menggalang dukungan politik.
Persyaratan tersebut meliputi kepemilikan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat dan surat dukungan resmi dari para pemilik suara.
“Siapa saja, seluruh kader silakan. Yang penting dia melengkapi persyaratan dokumen kelengkapan awal pendaftaran. Yang kedua juga surat dukungan dari pemegang suara,” jelasnya.
Dalam arena Musda VI nanti, hak suara berada di tangan unsur DPC, DPD, hingga DPP Partai Demokrat.
“Bukti normatifnya adalah satu KTA, ber-KTA Partai Demokrat. Yang kedua, ada surat dukungan resmi dari pemilik suara. Itu saja sebenarnya,” pungkasnya.
Pelaksanaan Musda VI di Kota Bandung
Panitia merancang jadwal Musda VI DPD Partai Demokrat Jawa Barat pada 24 Agustus 2026 mendatang di Kota Bandung. Hingga tiga hari menjelang penutupan pendaftaran, Anton Sukartono Suratto masih memegang status sebagai tunggal kandidat yang menyerahkan berkas.
(Yusuf Mugni)



