CIAMIS,FOKUSJabar.id: Musibah kebakaran menghanguskan bangunan kandang berisi ribuan ayam broiler siap panen milik Deni Subani (50) di Dusun Naretel, Desa Nagarawangi, Kecamatan Panawangan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Peristiwa amukan si jago merah tersebut menelan kerugian materiil pemilik yang menembus angka sekitar Rp300 juta. Hal ini lantaran kobaran api membumihanguskan sebagian besar bangunan beserta isi kandang hingga membuat ribuan ternak mati terbakar.
Baca Juga: Bukan Sekadar Wisata Adat, Kampung Kuta Ciamis Disiapkan Jadi Destinasi Wellness
Petugas Damkar yang bergerak cepat menuju lokasi setelah menerima laporan warga berhasil menyelamatkan sisa bangunan. Dari total luas kandang ayam broiler berukuran 80 meter x 10 meter, kobaran api hanya melalap area berukuran sekitar 20 meter x 10 meter.
Kasat Pol PP Kabupaten Ciamis, Rd. Ega Anggara Alqausar, melalui Kasi Pengendalian dan Penanganan Kebakaran, Trisyanto, menjelaskan bahwa dugaan awal pemicu api yang membakar bangunan kandang ayam milik warga Desa Nagarawangi tersebut bersumber dari api pengopenan di dalam kandang.
“Dugaan api yang membakar sebagian bangunan kandang ayam itu dari api pemgopenan,” katanya, Senin (10/8/2026).
Trisyanto menyampaikan, karyawan yang hendak memberi pakan ternak menjadi orang pertama yang melihat kobaran api menyala di area kandang.
“Melihat api sudah terlihat membesar karyawan kandang ayam itu secepatnya menghubungi Damkar pos WMK Kawali untuk meminta bantuan,” ucapnya.
Trisyanto menuturkan, usai berjibaku selama beberapa saat di lapangan, personel Damkar bersama warga masyarakat setempat akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah.
“Api saat ini sudah berhasil terpadamkan dengan sempurna. Sebelum personel kembali ke pos terlebih dahulu melakukan pendinginan supaya api benar benar padam dengan sempurna,” ungkapnya.
(Husen Maharaja)



