BEKASI,FOKUSJabar.id: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana kebakaran sepanjang musim kemarau. Langkah pencegahan sejak dini ini bertujuan agar peristiwa serupa tidak kembali melanda berbagai wilayah sekitar.
Pihak pemadam merilis peringatan tersebut pasca petugas sukses menjinakkan kobaran api di kawasan Kampung Pancing, Desa Waringinjaya, Kecamatan Kedungwaringin. Melalui penanganan yang sigap dan cepat, petugas berhasil melokalisasi amukan api sebelum menjalar lebih luas ke area pemukiman warga.
Baca Juga: Penataan Pasar Cisalak Depok Segera, Pedagang Pindah Secara Persuasif
Melalui momentum ini, Disdamkarmat Kabupaten Bekasi mengajak masyarakat luas untuk lebih memperhatikan berbagai faktor pemicu kebakaran, baik pada lingkungan perumahan maupun kawasan tempat usaha.
Kepala Bidang Sarana Prasarana Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, Pontas Fredric August Maruhum, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 17.20 WIB. Pasca menerima laporan tersebut, petugas langsung meluncur ke lokasi kejadian dengan mengerahkan delapan unit armada pemadam dari sejumlah sektor.
“Dalam penanganan kebakaran ini kami juga mendapat dukungan satu unit armada dari TNI dan satu unit armada dari Damkar Kabupaten Karawang, sehingga total terdapat 10 armada yang terjun ke lokasi,” ujar Pontas, Kamis (16/7/2026).
Pontas memaparkan bahwa amukan si jago merah menghanguskan sebuah lapak Madura serta area penyimpanan kayu dengan luas area mencapai sekitar 1.200 meter persegi. Peristiwa nahas ini juga mengakibatkan satu orang warga mengalami luka bakar ringan.
Pendinginan Selesai Sekitar pukul 01.30 WIB
Pontas menuturkan, kerja keras seluruh personel di lapangan membuat petugas sanggup mengisolasi pergerakan api secara cepat. Usai menjinakkan api utama, petugas langsung melanjutkan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi bara atau titik api tersembunyi yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
“Proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 01.30 WIB,” ungkapnya.
Memasuki musim kemarau ini, Pihaknya mengimbau seluruh warga agar tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan. Karena dapat memicu kebakaran yang jauh lebih besar. Warga juga wajib memastikan keamanan instalasi listrik rumah dan menggunakan kompor secara hati-hati. Serta menjauhkan berbagai bahan yang mudah terbakar dari sumber panas.
Pontas juga mengajak masyarakat untuk segera melayangkan laporan ke pos pemadam terdekat. Jika warga mendeteksi adanya potensi atau kejadian kebakaran di lingkungan sekitar. Kecepatan laporan warga akan membantu petugas bergerak lebih cepat untuk melakukan penanganan darurat, sehingga dapat meminimalisir risiko kebakaran hebat.
Sementara itu, terkait jumlah peristiwa kebakaran sepanjang musim kemarau, masih merujuk pada rekapitulasi data resmi. Petugas akan terus memperbarui data tersebut seiring masuknya laporan terbaru dari berbagai penjuru wilayah di Kabupaten Bekasi.
(Jingga Sonjaya)



