TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya memanfaatkan momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 untuk menggenjot pembangunan sektor pendidikan di wilayah selatan. Dalam rangkaian upacara resmi, Pemkab Tasikmalaya menyerahkan sertifikat hibah tanah seluas 90 ribu meter persegi kepada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (20/5/2026).
Lahan luas yang membentang di wilayah Kelapa Genep, Kecamatan Cikalong ini akan menjadi lokasi pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC). Sekolah unggulan berbasis keagamaan dan sains ini memikul misi besar sebagai pusat lahirnya generasi genius di Kabupaten Tasikmalaya Selatan.
Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menegaskan bahwa hibah lahan ini menjadi bukti konkret kontribusi pemerintah daerah dalam mendongkrak mutu sumber daya manusia (SDM). Kehadiran MAN IC bertindak sebagai langkah strategis untuk memangkas ketimpangan akses pendidikan yang selama ini terjadi antara wilayah selatan dengan kawasan tengah dan utara Tasikmalaya.
“Kami berharap hibah ini menjadi bagian dari semangat Hari Kebangkitan Nasional untuk mendorong lahirnya SDM unggul di Kabupaten Tasikmalaya, khususnya di wilayah selatan yang selama ini akses pendidikannya relatif masih timpang,” tutur Cecep.
Kepung Wilayah Selatan: Pemkab Siapkan Kawasan Pendidikan Terpadu 8 Hektare
Bupati Cecep menggarisbawahi bahwa komitmen pembenahan pendidikan di Tasikmalaya Selatan tidak hanya bertumpu pada proyek MAN IC. Manajemen pemda tengah mematangkan sejumlah megaproyek pendidikan lain guna membuka keran akses sekolah yang lebih luas bagi masyarakat pesisir.
Berikut adalah tiga proyek pendidikan prioritas yang sedang digodok Pemkab Tasikmalaya:
- Pembangunan MAN Insan Cendekia (MAN IC): Memanfaatkan lahan hibah 90 ribu meter persegi di Kecamatan Cikalong untuk sekolah unggulan sains dan agama.
- Kawasan Pendidikan Terpadu Tanjungjaya: Mengembangkan lahan seluas delapan hektare di Kecamatan Cipatujah melalui program VIC Dinas Sosial. Fasilitas ini khusus menampung anak-anak dari keluarga desil 1 hingga 5 (kelompok masyarakat berpenghasilan rendah). Pemkab membidik agenda peletakan batu pertama (groundbreaking) dapat bergulir tahun ini.
- Sekolah Nasional Terintegrasi: Mematangkan konsep sekolah satu atap untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA di wilayah selatan bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya.
Bupati Cecep menaruh harapan besar agar rentetan program pendidikan terstruktur ini mampu memicu titik kebangkitan baru bagi kualitas indeks pembangunan manusia di masa depan.
Kemenag Siap Amankan Proyek Nasional MAN Insan Cendekia
Merespons hibah raksasa tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Patoni, melayangkan apresiasi tinggi. Kemudian menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran pemerintah daerah atas dukungan masif terhadap ekosistem madrasah.
Ia memastikan institusinya akan mengoptimalkan pemanfaatan lahan 90 ribu meter persegi tersebut. Hal itu demi kepentingan fasilitas pendidikan tingkat tinggi di bawah naungan Kemenag.
“Kami menghaturkan terima kasih kepada Bupati Tasikmalaya dan seluruh jajaran pemerintah daerah atas kepercayaan ini. Lahan ini akan kami optimalkan sepenuhnya untuk kepentingan pendidikan di lingkungan Kemenag Kabupaten Tasikmalaya,” ujar Ahmad Patoni.
Ahmad Patoni menambahkan, tim teknis Kemenag akan segera merancang masterplan dan mengajukannya ke pusat sebagai lokasi resmi MAN Insan Cendekia. Kehadiran MAN IC di tatar Sukapura ini otomatis membuka peluang emas bagi para pelajar lokal. Tentunya untuk merebut pendidikan berkualitas nasional tanpa perlu merantau jauh ke luar daerah.
(Farhan K)



