spot_imgspot_img
Senin 8 Juni 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Perpustakaan di Ciamis Kini Jadi Pusat Literasi Modern, Akreditasi Dikebut Demi Cetak Generasi Cerdas

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Ciamis menggelar sosialisasi akreditasi perpustakaan sekolah (SD dan SMP) serta perpustakaan umum se-Kabupaten Ciamis, di Aula Dispusip Ciamis, Selasa (19/5/2026). Langkah ini menjadi bentuk komitmen dan program nyata Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk mendongkrak mutu serta fasilitas perpustakaan di daerah.

Kepala Dispusip Kabupaten Ciamis, H. Okta Jabal Nugraha, membuka langsung kegiatan strategis tersebut. Dalam kegiatan tersebut Okta mendapat dampingan dari Kepala Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan, Indra Mulyana.

Baca Juga: FLS3N Ciamis 2026 jadi Panggung Kreativitas Pelajar SD

Agenda ini berhasi menarik antusiasme para kepala sekolah, pengelola perpustakaan sekolah dan umum, serta para pemangku kepentingan bidang literasi di Ciamis. Untuk mengupas tuntas materi, panitia menghadirkan langsung Tim Asesor Akreditasi Perpustakaan Provinsi Jawa Barat yang membedah proses, instrumen, standar, hingga tahapan penilaian akreditasi sesuai Standar Nasional Perpustakaan (SNP).

“Sesuai arahan Bupati Ciamis, kami melaksanakan program ini sebagai proses pengakuan formal agar perpustakaan sekolah memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP). Akreditasi ini menguji kelayakan lima aspek utama, yaitu koleksi bahan pustaka, sarana prasarana, kualitas pelayanan, kompetensi SDM tenaga perpustakaan, hingga tata kelola kelembagaannya,” jelas Okta.

Dongkrak Mutu Layanan dan Nilai IPLM

Okta menegaskan bahwa proses akreditasi akan membantu pengelola memetakan sejauh mana kualitas layanan mereka selama ini. Hasil penilaian tersebut sekaligus memotivasi pihak pengelola untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan sarana belajar secara berkelanjutan.

Lima Fokus Utama Pembenahan Perpustakaan Ciamis:

  • Aspek Koleksi: Memperbanyak dan memperbarui variasi bahan pustaka/buku.
  • Aspek Fasilitas: Mengoptimalkan sarana dan prasarana ruang baca yang nyaman.
  • Aspek Kompetensi: Meningkatkan keahlian tenaga pengelola perpustakaan (SDM).
  • Aspek Pelayanan: Mempermudah sistem peminjaman dan akses membaca.
  • Aspek Kelembagaan: Menata sistem administrasi dan pengelolaan internal.

Melalui sosialisasi ini, Dispusip menargetkan peningkatan pemahaman yang mendalam bagi para pengelola mengenai persyaratan dan pengisian instrumen akreditasi. Keberhasilan program ini juga memegang peran krusial dalam mendukung visi misi Kabupaten Ciamis, terutama meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM).

Okta juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan birokrasi untuk memperkuat sinergi demi memajukan iklim membaca di Tatar Galuh.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi membangun masyarakat Ciamis yang cerdas, berdaya saing, dan berbudaya literasi tinggi. Kami berharap seluruh perpustakaan sekolah dan umum di Ciamis mampu menjelma sebagai pusat literasi utama dan sumber belajar yang menyenangkan bagi warga,” pungkas Okta.

(Husen Maharaja)

spot_img

Berita Terbaru