BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kota Bandung menyatakan kesiapannya sebagai tuan rumah penyelenggara Pekan Paralympic Daerah (Peparda) VII Jawa Barat tahun 2026. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Bandung, Yadi Sofyan saat memberikan keterangan pers kepada wartawan, Selasa (25/3/2025).
Yadi mengatakan, Kota Bandung sebenarnya sudah siap jika ditunjuk sebagai tuan rumah perhelatan multievent olahraga bagi kalangan disabilitas se-Jabar. Namun pihaknya belum memberikan pernyataan kesiapan secara langsung kepada NPCI Jabar maupun Provinsi Jabar.
“Saat itu kita belum bisa menyampaikan keinginan itu (sebagai tuan rumah Peparda VII Jabar), karena Wali Kota Bandung belum dilantik. Otomatis belum ada kebijakan yang dilakukan Wali Kota Bandung terpilih saat itu yakni Muhammad Farhan. Kami tidak mau mendahului kebijakan pemerintah kota,” kata Yadi.
Keyakinan pihaknya siap menjadi tuan rumah Peparda VII Jabar tahun 2026, makin mencuat saat beraudiensi dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandung di Pendopo Kota Bandung. Saat itu, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan statemen terkait kesiapan Kota Bandung sebagai tuan rumah Peparda VII Jabar tahun 2026.
“Keyakinan kami makin mencuat saat hal serupa disampaikan Pak Wali Kota (Muhammad Farhan) saat buka puasa bersama keluarga besar NPCI Kota Bandung di Grand Pasundan Convention. Pak Wali Kota kembali menyampaikan keinginan untuk mengajukan lamaran kesiapan sebagai tuan rumah Peparda VII Jabar tahun 2026,” Yadi menjelaskan.

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Yadi menegaskan jika pihaknya akan secepatnya menindaklanjuti keinginan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Yakni dengan menyiapkan surat kesediaan sebagai tuan rumah Peparda VII Jabar untuk disampaikan ke NPCI Jabar serta melakukan konsolidasi maupun koordinasi dengan berbagai pihak.
“Di sisi lain, NPCI Jabar sudah menetapkan Indramayu sebagai tuan rumah Peparda VII Jabar sehingga kita pun harus menghormati itu. Tapi jika Indramayu tidak siap, Kota Bandung siap menjadi penggantinya atau mungkin NPCI Jabar menetapkan pengalihan tuan rumah ke Kota Bandung,” kata Yadi.
Yadi menambahkan, pihaknya secara intens terus melakukan komunikasi dengan NPCI Jabar terkait kesiapan Kota Bandung menjadi tuan rumah Peparda VII Jabar tahun 2026. Temasuk menanyakan peluang Kota Bandung untuk menjadi tuan rumah Peparda VII Jabar tersebut.
“Syukur Alhamdulilah kalau kita menjadi tuan rumah, karena dari aspek apapun kita sudah sangat siap. Dari sisi sarana prasarana pertandingan, kita siap menggelar semua cabang olahraga termasuk dari sarana pendukung. Kalaupun tidak, kita akan tetap membina dan mempersiapkan atlet sebaik mungkin untuk mengejar target juara umum Peparda VII tahun 2026,” Yadi menegaskan.
(ageng)