spot_img
Kamis 25 Juli 2024
spot_img
More

    KPU Ciamis Lantik 3.873 Pantarlih Untuk Pemutakhiran Data Pilkada 2024

    CIAMIS,FOKUSJabar.id: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ciamis, Oong Ramdhani, secara resmi melantik 3.873 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) se-Kabupaten Ciamis di aula Desa Panyingkiran, Senin (24/6/2024). 

    “Kegiatan pelantikan ini dihadiri oleh 301 orang pantarlih dari Kecamatan Ciamis. Secara keseluruhan, satu kabupaten memiliki 3.873 petugas pemutakhiran data Pemilu (Pantarlih) yang siap bekerja,” ujar Oong dalam wawancara.

    Oong menjelaskan bahwa jumlah petugas Pantarlih per TPS bervariasi berdasarkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4). 

    BACA JUGA: KPU Ciamis Musnahkan 1.706 Surat Suara 

    “Jika jumlah DP4 di atas 400, maka akan ada dua orang pantarlih. Sedangkan, jika di bawah 400, cukup satu orang pantarlih,” kata dia.

    Menekankan pentingnya akurasi, Oong mengingatkan para petugas untuk bekerja dengan hati-hati dan tidak mengumpulkan massa di satu tempat untuk pencocokan dan penelitian data. 

    “Kita harus door to door sesuai dengan alamat, by name by address, dan nanti langsung ditempel dengan stiker siapa saja yang menjadi hak pilih di rumah tersebut,” katanya.

    Mengenai jumlah pendaftar, Oong menyatakan bahwa jumlah pendaftar lebih dari kebutuhan yang ada. Jumlah pendaftar lebih dari kebutuhan namun kurang lebihnya tidak diketahui secara pasti. 

    Oong juga menjelaskan bahwa honorarium bagi petugas pantarlih bersumber dari anggaran provinsi, bukan APBD Kabupaten Ciamis. 

    “Honor sebesar Rp 1 juta itu tidak ada tunjangan, khusus untuk honorarium saja. Kebetulan untuk pantarlih dibiayai oleh provinsi, termasuk dengan atribut kelengkapan dan sebagainya,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Oong mengungkapkan bahwa pihaknya mendorong semua badan Ad Hoc untuk bekerja sama dengan pemerintah agar didaftarkan di BPJS, termasuk nantinya untuk petugas PPS.

    BACA JUGA: Lagi, Macan Gunung Sawal Teror Warga Lumbung Ciamis

    Sementara itu, untuk daerah yang sulit dijangkau, Oong menekankan pentingnya pemetaan wilayah dan kerja cerdas. 

    “Wilayah Ciamis didominasi oleh perkotaan, walaupun ada beberapa daerah yang sulit diakses seperti Panawangan, Banjaranyar, dan Pamarican. Kerja keras dan kerja cerdas sangat diperlukan untuk menghadapi medan yang sulit dijangkau,” pungkasnya.

    (Fauza/Anthika Asmara)

    Berita Terbaru

    spot_img