spot_img
Kamis 25 Juli 2024
spot_img
More

    Panduan Membawa Adaptor Colokan saat Bepergian ke Luar Negeri

    FOKUSJabar.id: Panduan Membawa Adaptor Colokan saat Bepergian ke Luar Negeri. Saat bepergian, salah satu barang yang tidak boleh ketinggalan adalah adaptor colokan. 

    Setiap negara memiliki jenis soket dan voltase yang berbeda, yang bisa mengejutkan bagi traveler yang pertama kali bepergian ke luar negeri. 

    Jika tidak kita persiapkan, mencari adaptor di negara tujuan bisa merepotkan dan lebih mahal.

    Mengapa Soket Berbeda di Setiap Negara?

    Perbedaan jenis soket di berbagai negara penyebabnya karena adopsi teknologi yang berbeda-beda. 

    Para ahli listrik, perencana jaringan, dan insinyur di seluruh dunia mengembangkan sistem mereka secara mandiri, sehingga tidak ada ketetapan standar universa. 

    Mengetahui jenis soket dan voltase di negara tujuan penting untuk melindungi perangkat elektronik dan menjaga baterai tetap terisi.

    Risiko Menggunakan Steker yang Salah

    Setiap negara memiliki voltase yang berbeda, misalnya Amerika Serikat menggunakan 110 volt sedangkan Eropa menggunakan 220 volt. 

    Menggunakan steker dengan voltase yang salah dapat menyebabkan korsleting atau bahkan ledakan. 

    Oleh karena itu, sangat penting untuk menggunakan adaptor yang sesuai dengan negara tujuan.

    Membawa Adaptor dalam Penerbangan

    Banyak traveler yang bertanya-tanya apakah adaptor dapat dibawa dalam penerbangan. Jawabannya adalah ya. 

    Adaptor perjalanan boleh kita bawa karena tidak mengandung komponen berbahaya dan tidak menyimpan energi listrik, sehingga tidak berisiko seperti baterai.

    Baca Juga: Metode Kakeibo, Pengelolaan Keuangan yang Bijak ala Jepang

    Jenis Soket dan Voltase di Berbagai Negara

    Adaptor colokan
    Tipe soket colokan listrik di banyak negara. Foto: Picasa/Wikimedia Commons

    Berikut adalah daftar tipe soket dan voltase di beberapa negara favorit turis:

    • Argentina: Steker tipe C & I, 220V
    • Australia: Tipe steker I, 230V
    • Bahama: Tipe steker A & B, 120V
    • Barbados: Tipe steker A & B, 115V
    • Bolivia: Steker tipe A & C, 230V
    • Brasil: Steker tipe C & N, 127V & 220V
    • China: Steker tipe A, C & I, 220V
    • Kuba: Steker tipe A, B, C & L, 110V & 220V
    • Mesir: Steker tipe C & F, 220V
    • Kepulauan Faroe: Steker tipe C, E, F & K, 230V
    • Yunani: Steker tipe C & F, 230V
    • Hong Kong: Steker tipe G, 220V
    • India: Steker tipe C, D & M, 230V
    • Jamaika: Steker tipe A & B, 110V
    • Jepang: Steker tipe A & B, 100V
    • Madagaskar: Steker tipe C & E, 220V
    • Selandia Baru: Steker tipe I, 230V
    • Nigeria: Steker tipe D & G, 230V
    • Korea Selatan: Steker tipe C & F, 220V
    • Thailand: Steker tipe A, B, C & O, 230V
    • Vietnam: Tipe steker A, C & D, 220V
    • Kepulauan Virgin: Steker tipe A & B, 110V

    Adaptor Perjalanan Universal

    Untuk mengatasi perbedaan ini, teknologi adaptor perjalanan universal dapat kita gunakan. Adaptor ini memiliki banyak jenis colokan yang dapat kita gunakan di berbagai negara, sehingga traveler tidak perlu menyiapkan banyak adaptor.

    Penggunaan Adaptor Perjalanan

    Namun, penggunaan adaptor perjalanan tidak disarankan untuk jangka waktu panjang. 

    Electrical Safety Council menyarankan bahwa adaptor perjalanan bukan alternatif yang aman untuk pengunaan terus menerus. 

    Lebih baik mengonversi steker ke steker wilayah yang bersangkutan atau mengganti produk listrik dengan steker standar dari negara tersebut.

    Dengan mempersiapkan adaptor yang tepat sebelum bepergian, kamu bisa menghindari kerepotan dan risiko yang tidak kita inginkan. Selamat bepergian!

    (Erwin)

    Berita Terbaru

    spot_img