spot_img
Sabtu 13 Juli 2024
spot_img
More

    Pilgub Jabar 2024, Siapa Paling Kuat Jika 2 Paslon Ini Maju?

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Agustina Setiawan membuat simulasi koalisi Partai Politik (Parpol) menjelang kontestasi Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2024.

    Menurut Dia, di Jabar tidak ada Parpol yang bisa mengusung Pasangan Calon (Paslon). Pasalnya, tidak memenuhi ambang batas 20 persen (24 kursi DPRD Jabar).

    BACA JUGA:

    Tunggu Pengumuman Partai, Dedi Mulyadi: Tidak Ada Persiapan Khusus Hadapi Pilgub Jabar

    Artinya, sejumlah Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur bakal muncul dari gabungan/koalisi Parpol.

    pilgub jabar 2024 fokusjabar.id
    Dosen FISIP Unjani, Agustina Setiawan

    Sebagai informasi, hasil Pileg 2024, Partai Gerindra memeroleh 20 kursi, PKS (19 kursi), Golkar (19 kursi), PDI Perjuangan (7 kursi), PKB (15 kursi), Partai Demokrat (8 kursi), Partai NasDem (8 kursi), PAN (7 kursi), PPP (6 kursi) dan PSI (1 kursi).

    Soal Bakal Calon (Balon), Ridwan Kamil (Emil) dinilai masih kuat di Pilgub Jawa Barat meskipun yang menjadi rivalnya adalah Dedi Mulyadi (Demul).

    “Prediksi secara penelitian, nama Ridwan Kamil masih kuat di puncak elektabilitas Calon Gubernur (Cagub) Jawa Barat. Apalagi jika disandingkan dengan pebulutangkis dunia, Taufik Hidayat sekaligus kader Partai Gerindra,” kata Agustina Setiawan.

    BACA JUGA:

    Masyarakat Agraris dan Nelayan Deklarasi Siap Menangkan Ono Surono di Pilgub Jabar

    Dia menyebut, pasangan Dedi Mulyadi-Bima Arya bisa memenangkan kontestasi Pigub Jabar jika Ridwan Kamil-Taufik Hidayat tidak mencalokan.

    “Pasangan Dedi Mulyadi-Bima Arya berpeluang menang jika Ridwan Kamil-Taufik Hidayat tidak maju di Pilgub Jawa Barat,” pungkasnya.

    (Bambang Fouristian)

    Berita Terbaru

    spot_img