spot_img
Rabu 19 Juni 2024
spot_img
More

    Soal Koalisi PKS-NasDem, Ini Kata DPD Partai Golkar Garut

    GARUT,FOKUSJabar.id: Ketua Tim Penjaringan Balon Bupati Garut Partai Golkar, Deden Sopian angkat bicara soal koalisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan Partai Nasional Demokrat (NasDem).

    Menurut politisi senior DPD Partai Golkar, terjadinya koalisi PKS-NasDem di Pilkada Garut 2024 merupakan keniscayaan politik. Pasalnya, dua periode (10 tahun) mengusung Rudy-Helmi (Bupati/Wakil Bupati Garut).

    BACA JUGA

    Ahmad Bajuri Soroti Perjalanan Penyelenggara Pemilu 2024

    Tak hanya itu, pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 lalu, sama-sama mengusung Anis Baswedan.

    Lain halnya dengan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) berbeda dukungan dan bersaing cukup ketat.

    partai golkar garut fokusjabar.id
    DPD Partai Golkar dan DPC Partai Demokrat Garut (foto: Ist)

    Gerindra, Partai Golkar, Demokrat dan PAN mencalonkan Prabowo Subianto. Ke-empat Parpol tersebut tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM).

    Bagi Partai Gerindra tentunya masih harus berpikir untuk terus bekerja sama dengan PKS. Pasalnya, program presiden/wakil presiden terpilih harus terus dikawal hingga tingkat bawah sebagai pelaksana di lapangan.

    Beda dengan daerah lain, di Kabupaten Garut parpol yang tergabung di KIM mempunyai kursi yang signifikan.

    Partai Golkar meraih 8 kursi, Gerindra (7 kursi), Partai Demokrat (4 kursi) dan PAN sebanyak 2 kursi. Total seluruhnya 21 kursi (42 persen).

    Terlebih ditunjang dengan calon Bupati yang mendaftar memiliki bobot ketokohan yang mumpuni dan kredibel.

    “Kami tentunya ingin menangkap aspirasi Masyarakat yang menginginkan adanya pemerintahan yang Gerak Cepat (Gercep) untuk mengimbangi kemajuan teknologi. Artinya, setiap ada masalah harus cepat tanggap dan jangan terlalu lama jadi perbincangan di medsos yang seolah-olah pemerintah abai terhadap kewajibannya melayani Masyarakat,” kata Deden Sopian.

    Pihaknya salut terhadap kejujuran Rudy Gunawan yang mengakui bahwa pemerintahannya gagal menyangkut program unggulannya (amazing).

    BACA JUGA:

    Ini Pesan Putri Indonesia 2024, Harashta Haifa Zahra untuk Perempuan Garut

    Dan di periode ke-dua dengan dukungan Masyarakat untuk melanjutkan juga masih belum maksimal jika mencermati perbincangan di medsos dan sejumlah grup WhatsApp (WA).

    partai golkar garut fokusjabar.id
    DPC Gerindra dan DPD Partai Golkar Garut (foto: Ist)

    “Itulah yang kami tangkap. Maka Partai Golkar, Gerindra, Demokrat dan PAN sepaham tentang itu. Sehingga membuat nota kesepakatan secara tertulis. Bahkan Parpol lain yang telah silaturahmi juga sepaham namun belum secara tertulis membuat MoU,” ungkapnya.

    “Jadi kalau kami yang tergabung dalam KIM ingin mengusung Cabub/Cawabup Garut yang baru. Alasannya karena melihat dinamika yang terjadi di masyarakat yang selalu memperbincangkan di medsos. Khususnya grup WA Orang Garut,” Deden menambahkan.

    Para Balon Bupati yang daftar juga menginginkan Kabupaten Garut lebih maju dan hebat.  Mereka mengusung tagline, Energi Baru untuk Garut, Garut Hebat, Garut butuh Penyegaran dan lain-lain.

    Saat ini Garut digembor-gemborkan kaya dengan SDA yang melimpah. Tapi kenyataannya, PAD masih minimalis, IPM rendah dan sejumlah permasalahan masih menumpuk.

    “Kami tentunya ingin menawarkan yang baru supaya masyarakat mempunyai pilihan. Apakah yang sudah ada atau ingin yang baru? Jadi demokrasi-nya di Kabupaten Garut bisa berjalan dinamis,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD Garut.

    Untuk menuju kemenangan, pihaknya percaya Parpol yang tergabung di KIM akan sangat dewasa dalam berpikir dan memutuskan langkah untuk kemajuan Garut.

    Kondisi tersebut telah diberikan contoh oleh elit nasional. Meski yang dicalonkan hanya kader Gerindra (Prabowo Subianto), namun tidak ada istilah bubar jalan.

    golkar garut fokusjabar.id
    Ketua DPD PAN Garut dan Ketua Fraksi Golkar

    Tak terkecuali Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar, Airlangga Hartarto yang legowo menerima berdasarkan hasil survei.

    “Kami mohon doa agar Pilkada 2024 melahirkan pemimpin yang bisa memajukan rakyat Garut sesuai amanat UU,” pungkas Deden Sopian.

    (Bambang Fouristian)

    Berita Terbaru

    spot_img