spot_img
Selasa 18 Juni 2024
spot_img
More

    Tekan Akang Laka Laut, TNI AL Pasang Tali Pembatas di Pantai Pangandaran

    PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Kerap terjadi laka laut, TNI AL di Kabupaten Pangandaran akan pasang bentangan tali tambang di beberapa titik rawan terjadi laka laut yakni Pos 5 Pantai Barat Pangandaran.

    Danposal Pangandaran Letda Laut Junaedi mengatakan, pemasangan tali tambang ini untuk mengurangi tingkat kecelakan laut di pantai Pangandaran. 

    “Tali tambang itu, kita akan pasang di Pos 5 Pantai Barat. Titik porosnya di Pos 5, nah ke kiri 100 meter dan ke kanan 100 meter,” kata dia Kamis (6/7/2023).

    BACA JUGA: Operasi Yustisi di Pangandaran, 70 Orang Terjaring

    Menurutnya, pantai di Pangandaran ini cukup berbahaya karena merupakan titik pertemuan arus laut, terlebih di pos 5 itu tempat  yang tidak diperbolehkan wisatawan untuk berenang.

    “Sehingga, kita mengamankan wisatawan yang berada di pos 5 itu untuk tidak boleh berenang, Ini dilakukan, tentu hasil evaluasi dari kejadian–kejadian sebelumnya yang terus terjadi laka laut di sekitar Pos 5,” katanya. 

    Karena, kata dia, secara ilmu nautika di pantai sekitar pos 5 itu merupakan titik pertemuan arus dan tentu sangat berbahaya ketika surut langsung berubah ke pasang.

    “Selama saya bertugas di Pangandaran, saya hitung sudah puluhan kejadian laka laut yang terjadi di Pos 5. Kalau cuma rambu-rambu saja, itu tidak dianggap oleh wisatawan,” tegasnya.

    Menurutnya, kejadian sering terjadi di Pos 5, bila berenang mendekati cagar alam itu jarang terkecuali yang tertabrak perahu wisata.

    Pemasangan tali tambang ini, tentu akan secepatnya dilakukan dan tinggal menunggu anggaran serta waktunya.

    “Saya sudah ajukan anggaran, karena kita butuh tali tambang ratusan meter,” kata Junaedi.

    BACA JUGA: Polisi Pangandaran Bantu Warga Evakuasi ODGJ

    Ini secepatnya, agar wisatawan yang berliburan merasa aman dan tentunya mengurangi potensi laka laut.

    Sementara, untuk rambu-rambu larangan berenang tentu juga akan dipasang oleh SatPol Airud Polres Pangandaran.

    “Tapi, untuk teknisnya di lapangan nanti kita sama-sama. Termasuk melibatkan Balawista dan stakeholder lainnya,” kata dia.

    (Sajidin/Anthika Asmara)

    Berita Terbaru

    spot_img