spot_img
Senin 30 Januari 2023
spot_img
More

    Hadapi 2023, Jabar Harus Berjuang Keras

    BANDUNG,FOKUSJabar.id: Menghadapi tahun 2023, berbagai evaluasi terus dilakukan untuk memajukan Jawa Barat. Termasuk di dalamnya berbagai capaian yang telah ditorehkan sebagai kado Jabar menyongsong tantangan tahun depan.

    Ketua DPW PKS Jabar Haru Suandharu membeberkan berbagai capaian dan pekerjaan rumah yang harus dituntaskan untuk kemajuan Jabar.

    Tahun 2022, berbagai capaian apik, seperti daerah dengan target investasi tertinggi di Indonesia, daerah dengan tingkat keterbukaan informasi yang tinggi dan baiknya kinerja ASN menjadi segelintir capaian manis untuk Jabar.

    Pemerintah
    Ketua DPW PKS Jabar Haru Suandharu bersama Pengamat Politik dari Unpad Firman Manan (LIN)

    “Ini perlu diapresiasi dan dipertahankan,” kata Haru di Bandung, Jumat (30/12/2022).

    Kendati demikian Jabar tidak boleh berpuas diri, terlebih, kata dia, masih  ditemukan berbagai pekerjaan rumah yang cukup sulit dan perlu menjadi sorotan serius seluruh pihak.

    BACA JUGA: Ini Target Robi Darwis di Tahun 2023

    Adapun sejumlah pekerjaan rumah itu, seperti peningkatan angka kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, stunting Jabar yang masih lebih tinggi di bandingkan Nasional, resiko kebencanaan yang tinggi akibat cuaca ekstrem, PHK massal akibat tekanan ekonomi global, dan masalah ketahanan pangan menjadi catatan besar yang harus di atasi pada 2023 mendatang.

    “Ini memerlukan strategi khusus dan perhatian serius, jangan sampai masyarakat justru terkena imbasnya,” kata dia.

    Langkah yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengantisipasi salah satunya pengalokasian anggaran sebesar Rp50-70 milyar untuk rehabilitasi pascagempa Cianjur, menyiapkan anggaran subsidi untuk pendidikan dan ekonomi, mendorong penjualan UMKM melalui pengokohan sistem e-Katalog provinsi maupun kabupayten/kota, dan penguatan UMKM sebagai antisipasi PHK massal.

    BACA JUGA: Pemprov Jabar Undang Duta Besar Saat Peresmian Masjid Al Jabbar

    Kemudian stimulus untuk petani dan nelayan agar berproduksi, melahirkan kebijakan dan program khusus untuk mengatasi kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.

    “Pemerintah harus fokus, bukan lagi mengutamakan pembangunan gimick.  Kasihan masyarakat, pemerintah harus berjuang keras di 2023 ini,” kata dia.

    (LIN)

    Berita Terbaru

    spot_img