spot_img
Rabu 30 November 2022
spot_img
More

    Kota Bandung Juara Umum Blind Judo Peparnas VI Jabar, Perjuangan Keras Berbuah Manis

    BEKASI,FOKUSJabar.id: Perjuangan tak kenal lelah dan gigih yang ditunjukkan tim blind judo Kota Bandung di ajang Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VI Jawa Barat, berbuah manis. Sebanyak 36 keping medali berhasil diraih para atlet disabilitas Kota Bandung dalam dua hari pertandingan, Rabu-Kamis (23-24/11/2022).

    Ke-36 medali yang diraih tim blind Judo Kota Bandung, terdiri dari 13 medali emas, 13 perak, dan 10 perunggu. Kota Bandung pun keluar sebagai juara umum di cabang olahraga blind judo pada Peparda VI Jabar tahun 2022.

    Kota Bandung berhasil mengalahkan taun rumah Kabupaten Bekasi yang harus puas di posisi runner up dengan raihan 12 medali emas, 8 perak, dan 6 perunggu. Sementara Kabupaten Bogor di posisi ketiga usai mengoleksi 7 medali emas, 5 perak, dan 8 perunggu.

    Raihan 13 medali emas dipastikan diraih tim blind judo Kota Bandung setelah berhasil meraih tujuh medali emas pada hari kedua pertandingan yang digelar di GSG 139, Jalan Raya Serang-Setu, Sukadami, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (24/11/2022). Di hari sebelumnya, Kota Bandung sudah mendulang 6 medali emas dari cabang olahraga blind judo.

    BACA JUGA: Kondisi Zalnando Meningkat

    fokusjabar.id blind judo Peparda VI Jabar
    Pertandingan blind judo Peparda VI Jabar tahun 2022. (FOTO: Ageng)

    Tujuh medali emas yang diraih pada hari kedua, disumbangkan Opik Jaya yang berhasil mengalahkan atlet tuan rumah Kabupaten Bekasi, Atep Sulaeman pada babak final kelas J1 -60 kg putra. Euis Rahayu menambah raihan medali emas Kota Bandung di hari kedua setelah mengalahkan atlet tuan rumah Kabupaten Bekasi, Nurhayati pada babak final kelas J1 -45 kg putri.

    Medali emas lainnya diraih Mariani dari kelas J1 -48 kg putri, lalu Petri Maryati di kelas J1 -52 kg putri, dan Melinda dari kelas J1 -57 kg putri. Dua medali emas terakhir, disumbangkan Bayu Pangestu Aji dari kelas J2 -55 kg putra dan Elda Fahmi dari kelas J2 -90 kg putra.

    Pelatih Kepala Blind Judo Kota Bandung, Yuli mengatakan, raihan 13 medali emas sekaligus menjadi juara umum merupakan perjuangan yang tak mudah. Pasalnya, tim blind judo Kota Bandung beberapa kali dicoba dijegal untuk tidak bisa bermain di ajang Peparda VI Jabar tahun 2022.

    “Sejak di technical meeting, atlet kita diprotes agar tidak bisa bermain karena berbagai alasan yang tak jelas. Tuan rumah pun memaksakan atlet mereka bertanding tidak sesui dengan kelas berat badannya. Bahkan saat mau bertanding, daftar nama-nama atlet Kota Bandung mendadak hilang,” kata Yuli saat memberikan keterangan pers di sekretariat Peparda VI Jabar – NPCI Kota Bandung di Ibis Style Hotel, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (24/11/2022) malam.

    Dengan berbagai upaya, kata Yuli, akhirnya atlet disabilitas Kota Bandung bisa bertanding di cabang olahraga blind judo Peparda VI Jabar. Rintangan, kesulitas dan percobaan kecurangan yang dilakukan kepada Kota Bandung justru membuat semangat para atlet meningkat.

    “Akhirnya kita buktikan dengan prestasi, dengan 13 medali emas sekaligus mempertahankan juara umum di blind judo. Alhamdulillah, ini perjuangan keras para atlet, pelatih, ofisial tim, dan semua pihak. Pada Peparda V Jabar, kita meraih 5 medali emas dari 10 nomor pertandingan dan sekarang dengan jumlah nomor yang meningkat drastis hingga 51, kita pun menjadi juara umum dengan 13 medali emas,” Yuli menuturkan.

    Ucap syukur pun disampaikan manajer tim blind judo Kota Bandung, Djumono. Keberhasilan menjadi juara umum dan mengalahkan tuan rumah Kabupaten Bekasi, menjadi kemenangan bersama mulai dari atlet, pelatih, mekanik, ofisial, hingga semua pihak yang memberikan dukungan.

    “Setelah melalui perjalanan yang tak mudah dengan berbagi upaya menjegal kami, akhirnya kita bisa menjadi juara umum dan mengalahkan tuan rumah. Ke depan, kita berharap nilai-nilai sportivitas dijunjung tinggi di ajang Peparda ini. Jangan demi prestise, semua hal dilakukan meski itu sebuah kecurangan,” kata Djumono.

    fokusjabar.id blind judo Peparda VI Jabar
    Pertandingan blind judo Peparda VI Jabar tahun 2022. (FOTO: Ageng)

    BACA JUGA: Luar Biasa, Kota Bandung Panen Medali di Blind Judo Peparda VI Jabar

    Ketua NPCI Kota Bandung, Adik Fachroji mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas perjuangan keras atlet, pelatih dan seluruh jajaran di tim judo blind atas prestasi yang diraih. Dengan berbagai upaya untuk menjegal Kota Bandung, namun seluruh tim bisa mengantisipasinya dan tampil maksimal dengan meraih 13 medali emas.

    “Ini pencapaian luar biasa, prestasi yang dirauh bukan hal mudah. Selain faktor teknis di lapangan, Kota Bandung harus berjuang mengatasi faktor non teknis untuk menjegal kita. Kedepan kita berharap sportivitas dijunjung tinggi, jangan sampai yang menghancurkan disabilitas ini kita-kita sendiri. Pelaksanaan Peparda VI Jabar ini banyak yang harus dievaluasi,” Adik menegaskan.

    Keberhasilan tim blind judo Kota Bandung, lanjut Adik, diharapkan bisa menular dan memicu motivasi atlet di 11 cabang olahraga lain yang dipertandingkan di Peparda VI Jabar. Seluruh kontingen pun diharapkan terus bersemangat dan berjuang semaksimal mungkin untuk mengharumkan Kota Bandung dengan meraih target juara umum.

    “Beberapa cabor sudah memperlihatkan progres yang baik seperti di tenis meja, angkat berat, goal ball dan beberapa cabor lainnya. Kita akan terus kawal perjuangan atlet bertanding di cabor, jangan sampai ada kecurangan lagi. Salah satunya di renang dan atletik yang mempertandingkan banyak nomor pertandingan,” kata Adik.

    (Ageng)

    Berita Terbaru

    spot_img