spot_img
Rabu 30 November 2022
spot_img
More

    KPU Kota Banjar Ajak Mahasiswa Jadi Aktor Politik di Pemilu 2024

    BANJAR,FOKUSJabar.id: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar, Dani Danial Mukhlis mengajak mahasiswa berperan aktif hingga menjadi aktor politik di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. 

    Menurutnya, pemilih muda (mahasiswa) harus memiliki partisipasi serta aktif dalam Pemilu.  

    “Kita ingin membangun kesadaran mahasiswa terkait partisipasinya terhadap Pemilu nanti,” kata Daniel saat melakukan safari atau sosialisasi Pemilu 2024 di kampus Stisip Bina Putera Kota Banjar, Sabtu (12/11/2022). 

    BACA JUGA: Konstruksi Anggaran Pemilu 2024, DPRD Kabupaten Tasikmalaya Lakukan Skema Cicil

    Sehingga KPU berharap mahasiswa ini bisa aktif dalam pemilu 2024 nanti dengan berbagai peran yang bisa dilakukan oleh mereka. 

    Mahasiswa diharapkan bisa sebagai agen of change atau agen demokrasi yang bisa menularkan ketika pemilihan kepada masyarakat. Mereka juga harus bisa menjaga moralitas pemilu. 

    “Jadi kami berharap keberadaan mahasiswa ini bisa tampil jadi komponen yang bisa menjaga integritas pemilu 2024 nanti, sebentar lagi mereka akan menjadi pemilih muda,” ujarnya. 

    Masyarakat kampus ini bisa menjadi aktor intelektual yang mana ditandai dengan keterlibatan mereka secara taktis dalam kegiatan-kegiatan penyelenggaraan pemilu. 

    “Misal menjadi penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan, tingkat desa atau bahkan mungkin ke tingkat kelompok penyelenggara pemilihan suara (KPPS),” kata Daniel. 

    Beberapa fenomena pemilihan sebelumnya komisi pemilihan umum cukup merasa kesulitan untuk mendapatkan sumber daya manusia yang mengetahui di KPPS. 

    “Nah harapan kami dengan terus melakukan sosialisasi khusus pada kalangan pemuda ini mereka bisa tertarik untuk terlibat dalam penyelenggaraan pemilu,” kata dia.

    Disinggung terkait strategi apa yang akan dilakukan KPU dalam mengajak kaum milenial atau anak muda yang kondisinya rata-rata didominasi oleh mereka yang kurang tidak tertarik pada dunia politik. 

    “Hal itu juga bagian dari kepentingan digelarnya safari kepemiluan ke kampus-kampus ini,” kata dia.

    Jadi harapan KPU itu ingin mendorong jangan sampe mahasiswa memiliki pemikiran yang tabu tehadap dunia politik. 

    Justru mereka harus terlibat aktif menjadi aktor-aktor politik karena dalam pemahaman dunia politik itu bebas menentukan.

    “Kita tidak bisa menghakimi bahwa politik ini kotor atau sucinya. Karena itu tinggal bagaimana orang yang membawanya,” paparnya. 

    Ketika politik dijadikan alat oleh orang-orang yang memiliki integritas baik maka dengan sendirinya politik akan menjadi sesuatu yang baik sesuatu yang bermartabat dan sesuatu yang positif untuk sesuat perkembangan hidup manusia. 

    “Begitu pun sebaliknya, jika dibawakan oleh orang yang tidak baik maka hasilnya pun tidak akan baik,” kata dia. 

    Politik itu bebas bebas memilih. Harapan KPU anak muda itu dengan idealismenya, integritasnya mampu menjadi aktor-aktor politik yang baik dan berpolitik itu tidak mesti jadi anggota partai politik. 

    “Justru berpolitik itu menandai atau menandakan kita ini punya tanggung jawab sebagai warga negara,” katanya. 

    Hal senada juga dikatakan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (Stisip) Bina Putra Kota Banjar, Tina Cahya Mulyatin. 

    Menurutnya melalui sosialisasi yang dilakukan oleh KPU ini menjadi salah satu pertimbangan ketika nanti mereka di 2024 yang mana nantinya itu mahasiswa akan menjadi pemilih pemula. 

    Disinggung pelanggaran-pelanggaran pemilu yang dominan tidak diketahui oleh anak muda, Tina menjelaskan sebetulnya di kampusnya sosialisasi mengenai pemilu itu ada dalam kulikulum mata kuliah mahasiswa.

    Untuk menghindari pelanggaran pun karena Stisip BP Kota Banjar ini relevansinya ilmu sosial dan ilmu politik maka kurikulum mengenai hal itu sudah dan selalu diajarkan kepada mahasiswa. 

    BACA JUGA: Jelang Pemilu 2024, Ketua DPC Demokrat Ciamis Roadshow ke Desa-desa

    “Memang itu sudah ada di kurikulumnya bagaimana menjadi demokratis bagaimana parlemem bagaimana dia di kepemiluan dan sebagainya,” kata Tina. 

    Hal itu pun telah di buktikan oleh mahasiswa Stisip Bina Putra Kota Banjar yang telah lulus dan mereka terjun ke dunia politik.

    “Banyak alumni kamipun yang terjun ke dunia politik dan saat ini sudah banyak menjabat sebagai pejabat publik baik itu dari legislatifnya bahkan wali kota Banjar pun ibu Ade Uu Sukaeih merupakan alumni dari sini,” pungkasnya. 

    (Budiana Martin/Anthika Asmara) 

    Berita Terbaru

    spot_img