spot_img
Jumat 12 Agustus 2022
spot_img
More

    Budaya Cakrabumi Gambarkan Kota Banjar Yang Nasionalis Religius

    BANJAR,FOKUSJabar.id: Wali Kota Banjar, Nana Suryana mengatakan kegiatan budaya Cakrabumi Mustika Purwadaksi adalah gambaran wilayahnya yang nasionalis dan religius. 

    Hal tersebut dikatakannya saat menghadiri kegiatan budaya Cakrabumi Mustika Purwadaksi di Wahana Situ Mustika, Kota Banjar, Jawa Barat. Sabtu (6/8/2022). 

    Nana mengatakan kegiatan ini sangat luar biasa, dimana dua momen yang dikemas bersamaan yakni menyambut Tahun baru islam 1444 Hijriah dan Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-77. 

    BACA JUGA: Mahasiswa Kota Banjar Ingatkan Warga Tidak Lakukan Praktik Money Politic

    “Kegiatan ini menggambarkan kegiatan religius dan nasionalis disatukan dalam satu waktu. Pertanda luar biasa,” katanya saat memberikan sambutan dalam kegiatan Cakrabumi Mustika Purwadaksi. 

    Dia mengatakan keselarasan inilah bentuk bahwa di Kota Banjar itu Nasionalis dan Religius, artinya budayawan ulama menyatu.

    Nana menerangkan Presiden Pertama Republik Indonesia Ir.Soekarno dulu mencerminkan negara ini dengan tiga hal diantaranya berdaulat di bidang politik artinya merdeka, mandiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya.

    “Ketiga hal ini adalah roh Bung Karno (Ir.Soekarno) memimpin negara ini,” kata dia. 

    Dan hari ini diimplementasikan di Kota Banjar.”jadi walaupun pandemi tetapi ekonomi di Kota Banjar masih di peringkat atas. Budaya tahun ini lebih bergeliat dari tahun sebelumnya,” ujarnya. 

    Dimana sekarang ini terus menggali budaya untuk rasa cinta dari masyarakat. Kemudian mengangkat baik itu tempat wisata, budaya, alam, religi, ekonomi. “Semuanya lengkap diwadahi dengan kegiatan-kegiatan seperti ini,” tuturnya. 

    Meski dari segi anggaran bisa diketahui bersama saat ini Pemerintah belum bisa mendorongnya dengan maksimal yang menyebabkan beberapa sektor olahraga, budaya dan yang lainnya pun tidak terimplementasi sesuai harapan. 

    “Olahraga, dan seni budaya. Ingin branding. Tidak seperti daerah lain. Banjar loading… tugas bersama mudah mudahan Banjar punya branding itu langsung Banjar Patroman, Jurig Sarengseng dan sebagainya dan hal itu harus diangkat agar masyarakat paham,” kata Nana. 

    Dandim 0613/Ciamis Letkol Inf Wahyu Alfiyan Arisandi mengatakan, budaya itu adalah kumpulan hasil cipta rasa manusia yang diekspektasi dalam kehidupan. Tanpa seni budaya hidup terasa hampa.

    “Kita sangat mendukung kegiatan ini. Budaya tiap daerah berbeda. Tidak sama dengan daerah lain. Harus dikembangkan jangan sampai tergerus budaya asing,” kata dia.

    BACA JUGA: Datangi DPRD, Guru Sertifikasi Kota Banjar Perjuangkan Hak Mendapatkan TPP

    Kondisi saat ini dikatakan Wahyu sebagian generasi sudah melupakan budaya. Generasi muda sudah dijajah negara lain. 

    “Sehingga dalam fenomena saat ini saya mengajak agar budaya bangsa harus dilestarikan dan dijaga. Kalau bukan kita siapa lagi kalau tidak sekarang kapan lagi,” katanya. 

    Kendati pihaknya mengharapkan agar kegiatan seperti ini bisa terus berjalan dan harus aman serta lancar.

    “Kita semua harus bersinergi agar budaya bangsa terus berkembang dan dilestarikan,” pungkasnya. 

    (Budiana Martin/Anthika Asmara) 

    Berita Terbaru

    spot_img
    spot_img