Ibu Kandung Jatuh Tersungkur Ditangan  Anaknya Sendiri

0
83
Ibu kandung
Didampingi anggota Babinsa dan Babinkamtibmas Margajaya, Eti Rohayati mendapat perawatan medis di RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya. (foto istimewa)

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id:Sungguh nahas nasib seorang ibu rumah tangga yang jatuh tersungkur di atas lantai hingga pingsan, setelah didorong oleh anak kandungnya sendiri, Jumat (13/5/2022).

Dia adalah ibu Eti Rohayati (45) warga Kampung Joglo Desa Margajaya Kecamatan Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Eti merupakan ibu kandung dari dua pria bersaudara yakni ZAM (29) kakak kandung dari SEH (24). Kedua pria ini berprofesi sebagai buruh harian lepas.

BACA JUGA : Untuk DOB, DPRD Dan Gubernur Jabar Lakukan Persetujuan 

Akibat kejadian tersebut, masyarakat setempat dengan sigap membawa korban ke RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya. Sedangkan kedua anaknya, digiring warga ke Mapolsek Singaparna.

“Ya kita menerima laporan lisan dan pengaduan dari Pemerintah Desa Margajaya serta Muspika Mangunreja dan tokoh masyarakat setempat, terkait kejadian tersebut. Kita amankan kedua pria tersebut untuk diperiksa,” kata Panit II Reskrim Polsek Singaparna, Bripka Dwisantoso.

Dwi mengungkapkan, kronologis kejadiannya berawal ketika ZAM dan SEH sedang mengamen di areal alun-alun Singaparna. Kemudian SEH pulang mendahului kakaknya menuju rumah.

Selang beberapa jam kemudian kata dia, ZEN pulang menyusul sang adik. Dan sesampainya di rumah, ZEN yang sedang dalam pengaruh oplosan alkohol dengan minuman suplemen itu, tiba-tiba menendang SEH yang sedang tidur di halaman depan rumah.

“Sambil membentak, ZAM menanyakan alasan SEH pulang dari alun-alun meninggalkan dirinya. Kemudian menanyakan siapa yang menghancurkan gitar,” tutur Dwi.

Diduga karena tidak menerima perlakuan kasar dari sang kakak, SEH melawan hingga terjadi perkelahian.

“Saat perkelahian, sang ibu menghampiri dan mencoba melerai. Namun yang terjadi justru Ibu kandung ini terdorong hingga jatuh dan kepala bagian belakang membentur tembok lantai hingga robek dan berdarah,” ujar dia.

Warga yang menyaksikan kejadian tersebut, lanjut Dwi, langsug mengevakuasi korban ke rumah sakit menggunakan angkot milik ketua RT setempat, untuk mendapatkan perawatan medis. Sedangkan kedua anaknya dibawa ke kantor Polsek.

BACA JUGA : Peringati HUT Ke-70 Kopassus Gelar Kejuaraan Indoor Skydiving

“Pada kejadian ini, meskipun berbentuk pengaduan, tentunya kita tetap melayani masyarakat untuk ditindaklanjuti. Kita amankan kedua pelaku guna dimintai keterangan dan akan kita dalami,” kata Dwi.

Dia menambhakan, selain melaporkan kepada pimpinan, dia pun berkoordinasi dengan pemerintah setempat.

(Farhan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini