spot_imgspot_img
Kamis 26 Maret 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Menara Masjid Baiturrahman Terancam Ambruk

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Menyusul ambruknya bagian atas salah satu menara Masjid Baiturrahman (masjid besar) Kabupaten Tasikmalaya pada Senin (28/2/2022), Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya melakukan peninjauan langsung ke titik lokasi menara yang rusak, Selasa (1/3/2022).

Menara masjid yang baru berusia antara kurang dari lima tahun itu, pembangunannya menelan anggaran yang tidak sedikit, yakni sekitar Rp 14 miliar dari total anggaran Rp 30 miliar APBD Kabupaten Tasikmalaya tahun 2018.

“Komisi III berkoordinasi dengan pihak Dinas PU melakukan peninjauan ke lokasi kejadian. Hasilnya, kami ingin ada langkah-langkah cepat untuk perbaikan,” kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Haris Somantri.

BACA JUGA: Desa Selawangi Tasikmalaya Punya Pasar Buhun

Dia menyebutkan, tidak menutup kemungkinan menara-menara yang lain di Masjid Baiturrahman ini, mengalami kejadian serupa. Pasalnya secara pisik bangunan memiliki konstruksi yang sama.

“Maka kami juga mendorong pemerintah mengambil langkah antisipasi agar hal yang sama tidak terulang, atau bahkan lebih fatal. Ini harus segera dievaluasi,” ujar dia.

Haris menambahkan, jika dilihat dari sisi anggaran yang dihabiskan untuk pembangunan menara ini, maka penting dilakukan uji kelayakan.

“Kami di Komisi III akan mengevaluasi bersama dinas terkait, tentang postur anggaran yang cukup fantastis yang sedianya hasil pembangunannya juga, dapat terukur,” jelas Haris sekaligus anggota Fraksi Gerindra.

Menurutnya, Komisi III menunggu hasil investigasi pihak dinas terkait yang katanya akan segera membentuk tim investigasi khsusus untuk kasus tersebut.

Menara masjid
Bagian atas salah satu menara Masjid Baiturrahman (masjid besar) Kabupaten Tasikmalaya, ambruk akibat diterpa angin kencang

l senada dikatakan Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Jejeng Zaenal Mitaqin. Apa yang menjadi persoalan terkait ambruknya salah satu bagian atas menara masjid, akan menjadi bahan evaluasi di Komisi dan sejatinya juga dilakukan di dinas terkait.

“Apakah desainnya yang tidak optimal atau justru pembangunannya yang tidak sesuai dengan perencanaan? Kami tadi di lapangan sudah berkoordinasi dengan dinas. Dinas katanya akan mengecek baik yang runtuh maupun menara-menara lainnya yang masih nampak utuh,” terang Jejeng.

Dia menyebutkan, pihaknya sangat prihatin dan menyayangkan atas kejadian ambruknya menara yang sempat menimpa salah satu roda jualan milik warga di bawahnya. Meskipun tidak ada korban jiwa.

BACA JUGA: Kasad Dudung Bangun Masjid di Bandung

“Umur kontruksinya kan baru sekitar tiga atau empat tahun. Artinya masih tergolong muda. Maka kejadian tersebut jelas menimbulkan pertanyaan. Lantas siapa yang harus bertanggung jawab atas perbaikan menara yang ambruk ini?” kata Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Tasikmalaya.

(Farhan)

spot_img

Berita Terbaru