CIAMIS,FOKUSJabar.id: Captain Mataram Utama FC Nico kelauhkan kepemimpinan wasit yang memimpin laga PSGC versus Mataram Utama. Sebab banyak keputusan wasit yang dinilai merugikan tim nya.
Menurutnya, ada beberapa pelanggaran yang yang dilakukan oleh pemain PSGC namun tidak digubris oleh wasit. Terutama yang sangat disayangkan adalah pelanggaran di kotak 16 besar yang tidak dianggap sebagai pelanggaran.
“wasit kurang tegas untuk beberapa hal seperti pelanggaran yang terjadi di kotak 16 PSGC teman kita ada yang ditendang dua orang, tapi wasit tidak menganggap itu sebagai pelanggaran,” kata dia saat konferensi pers di Stadion Galuh Ciamis, Selasa (22/2/2022).
BACA JUGA: PSGC Ciamis Jadi Juara Grup Setelah Tumbangkan Mataram Utama 2-1
Dia juga berharap kedepannya agar kualitas wasit bisa diperbaiki dengan harapan kualitas liga 3 akan semakin baik.
“Selebihnya mudah-mudahan bisa lebih baik lagi, karena hidup adalah proses,” kata dia.
Sementara itu pelatih Mataram Utama, Erwan Hendrawanto mengatakan bahwa tim nya akan memanfaatkan jeda waktu 2 Minggu untuk mengevaluasi dan mempersiapkan mental tim nya sebelum babak 16 besar dimulai.
“Kami masih banyak kekurangan atas hasil minor ini, jeda 2 Minggu kami pulang ke Jogja untuk mempersiapkan tim untuk mengarungi babak 16 besar,” kata dia.
dia juga mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Ciamis serta masyarakat Ciamis yang sudah mau menerima tim Mataram Utama di Kabupaten Ciamis.
“Terimakasih banyak karena sudah diterima untuk bermain di Stadion Galuh Ciamis, semoga nanti kita bisa bertemu kembali di liga 2,” katanya.
Laga Pamungkas Babak 32 besar liga 3 Nasional di grup S antara PSGC versus Mataram Utama sudah berlangsung. Dalam laga itu PSGC menang tipis 2-1.
Berkat kemenangan itu PSGC semakin memperpanjang rekor tanpa kekalahannya dan sekligus mendedikasikan menjadi juara grup di grup S.
BACA JUGA: Balad Galuh Tuntut PSGC Tuntaskan Babak 32 Besar Dengan Kemenangan
Keterangan foto: Pelatih dan Captain tim Mataram Utama FC sedang lakukan konferensi pers di Stadion Galuh Ciamis.
(Fauza/Anthika Asmara)


