spot_img
Rabu 1 Desember 2021
spot_img
spot_img

Manulife Indonesia Luncurkan MiAction 5 Tahun Premi,20 Tahun Perlindungan

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Manulife Indonesia luncurkan MiAssurance Protection Plan (MiAction). Asuransi dwiguna individu ini dirancang untuk melindungi dan mempersiapkan nasabah Indonesia, termasuk generasi muda atau keluarga serta untuk kebutuhan masa depan mereka mengantisipasi ketidakpastian hidup.

Ini perencanaan asuransi terbaru dalam rangkaian produk inovatif yang diluncurkan Manulife Indonesia untuk melindungi lebih banyak lagi keluarga Indonesia, termasuk milenial.

Kesadaran Asuransi Lebih Besar di Masa Pandemi

Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), industri asuransi jiwa mencatat pendapatan premi sebesar Rp94,01 trilyun pada semester pertama tahun 2021, atau naik 18,4 persen year on year (y-o-y) dari Rp79,4 trilyun di tahun sebelumnya.

“Kami memahami selama situasi menantang ini, nasabah ingin dapat lebih mengendalikan kondisi kemapanan finansialnya. Kami melihat minat yang tinggi terhadap solusi asuransi maupun perencanaan pensiun yang penuh inovasi,” kata President Director & CEO Manulife Indonesia Ryan Charland.

Adapun tujuan di balik MiAction, yakni memberikan ketenangan pikiran bagi nasabah dalam mengejar tujuan keuangan mereka, baik untuk hari ini maupun di masa depan.

BACA JUGA: Manulife Indonesia Luncurkan MiPrecious untuk Solusi Masa Depan

Masyarakat Indonesia, kata dia, semakin aktif mengelola kesehatan diri dan keuangannya, terlebih sejak COVID-19 di mulai. Mereka pun menjadi lebih tertarik pada perlindungan asuransi dan perencanaan pensiun, karena mereka bersiap menghadapi dampak jangka panjang dari pandemi.

Director & General Agency Manager Manulife Indonesia Kevin Kwon mengatakan, pada Manulife Asia Care Survei di awal tahun, hampir semua responden (98 persen) di Indonesia menyatakan bahwa mereka telah mengambil langkah untuk mengelola kesehatan dan keuangan di tengah situasi pandemi.

Bahkan 43 persen responden Indonesia menyatakan telah berinisiatif mencari informasi seputar produk dan layanan asuransi dalam rangka merespons pandemi. Angka ini, kata dia, jauh lebih tinggi dibanding angka rata-rata responden dari negara-negara lain (32 persen).

“Banyak keluarga yang kehilangan pendapatan karena pandemi. Tingkat inflasi tahunan rata-rata dalam kurun waktu 10 tahun terakhir sebesar 4,23 persen (data BPS 2020). Inflasi akan menggerus simpanan dana tunai kita di masa depan. MiAction hadir sebagai solusi perlindungan terjangkau mulai dari Rp500 ribu serta dilengkapi dengan manfaat pembayaran tunai tahunan yang dibayarkan setiap tahun selama 15 tahun. Karena itu, perlindungan ini sangat simpel dan mudah dipahami,” kata Kevin.

Premi yang dibayarkan bersifat fleksibel sesuai dengan kebutuhan nasabah, yakni dengan pilihan periode pembayaran premi sekaligus, tiga tahun, atau lima tahun. Dengan demikian, nasabah lebih leluasa memilih dan mengatur keuangannya serta menikmati perlindungan hingga 20 tahun ke depan.

(LIN)

Artikel Lainnya

spot_img
spot_img