spot_img
Sabtu 17 April 2021
spot_img
spot_img

Manulife Indonesia Luncurkan MiPrecious untuk Solusi Masa Depan

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Manulife Indonesia luncurkan MiPreparation Legacy for Our Assurance (MiPrecious). Peluncuran ini membuktikan komitmennya menyediakan layanan perlindungan premium kepada nasabah.

MiPrecious adalah produk asuransi jiwa yang dirancang memberikan manfaat perlindungan jangka panjang untuk mempersiapkan dana masa depan sesuai kebutuhan nasabah, khususnya segmentasi The High Net-Worth (HNW).

Director & General Manager Agency Kevin Kwon mengatakan bahwa dengan dukungan beragam jalur distribusi, Manulife Indonesia telah menjangkau dan melayani nasabah hingga lebih dari 2 juta jiwa.

“Nasabahnya terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari kalangan mapan atau disebut HNW, hingga kalangan bawah,” kata Kevin melalui rilisnya, Selasa (16/3/2021).

Untuk diketahui, saat ini jumlah nasabah HNW Manulife Indonesia tercatat sebanyak 4.500 lebih yang memiliki produk dari kanal agency, sementara lebih dari 3 ribu nasabah HNW lainnya tersebar di kanal bancassurance.

Kevin mengatakan, pandemi telah memberikan pembelajaran, salah satunya mempersiapkan finansial bagi kebutuhan saat ini maupun masa depan dengan baik. Seiiring dengan kebutuhan tersebut, Manulife Indonesia telah berinovasi melalui MiPrecious untuk memberikan bekal, persiapan dana masa depan yang ditujukan orang-orang terkasih dalam menghadapi keltidakpastian kondisi.

BACA JUGA: Klaim Pembayaran Covid-19 Manulife Capai Rp54,5 M

“Kami berharap produk ini bisa menjadi solusi finansial yang komprehensif untuk kebutuhan perlindungan jiwa keluarga Indonesia di masa mendatang,” kata dia.

Pandemi yang masih berlangsung telah memberikan dampak pada berbagai aspek kehidupan. Kebutuhan nasabah Indonesia akan asuransi pun meningkat. Dalam survei Manulife Asia Care 2020, tercatat 72 persen nasabah yang telah memiliki asuransi mengatakan bahwa mereka berencana membeli tambahan asuransi dalam 18 bulan ke depan.

“Ini jauh lebih tinggi dari rata-rata di kawasan Asia yakni sebesar 62 persen. Keinginan responden di Indonesia untuk menambah perlindungan produk asuransi jiwa tercatat sebesar 30 persen,” kata Kevin.

Manulife Indonesia memahami kebutuhan nasabah yang beragam tersebut, terutama perlindungan jiwa untuk menghindari risiko yang bisa terjadi kapan saja dan kepada siapa saja, serta untuk mempersiapkan peninggalan berharga bagi para anak maupun generasi-generasi seterusnya.

Sementara itu, Head of Product Manulife Indonesia Richard Sondakh mengatakan, produk asuransi jiwa ini dilengkapi manfaat pembayaran tunai tahunan, manfaat pembayaran tunai 10 tahunan, manfaat akhir pertanggungan (maturity) serta manfaat meninggal dunia akibat kecelakaan dan membantu nasabah menentukan pilihan Dana Masa Depan yang diinginkan.

“Keunggulan lainnya dari MiPrecious, antara lain, Guaranteed Issuance Offer total hingga 550 persen; Manfaat Tunai Pasti total hingga 342 persen; Tambahan Manfaat Tunai ; Multi Generation Polis dapat dilanjutkan ke Generasi selanjutnya dengan perlindungan jiwa mulai dari 30 hari dengan Masa Pertanggungan Hingga 50 tahun,” kata Richard.

Selain berinovasi dengan produk, Manulife Indonesia pun terus melakukan kewajibannya dengan membayar klaim terkait Covid-19 Rp144 milyar hingga 16 Februari 2021. Manulife Indonesia juga membayarkan klaim per Desember 2020 (data un-audited) sebesar Rp5.5 trilyun atau setara dengan Rp15 milyar per hari atau Rp631 juta per jam.

“Komitmen Manulife Indonesia terhadap perlindungan Covid-19 semakin meningkat dengan memperluas perlindungan untuk para nasabah yang terdiagnosa Covid-19 dan menjalankan isolasi mandiri baik di rumah sakit, fasilitas kesehatan non-rumah sakit maupun di rumah sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku,” kata dia.

(LIN)

Artikel Lainnya

spot_img