spot_img
Sabtu 27 November 2021
spot_img
spot_img

Bantu Petani, bjb dan Crowde Teken MoU Penyaluran KUR

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Bank bjb bersama PT Crowde Membangun Bangsa (Crowde) menyepakati perjanjian kerja sama penyaluran KUR melalui sistem Linkage.

Crowde adalah startup fintech yang berfokus dalam agrikultur dan memberdayakan petani Indonesia dengan teknologi dan modal.

Penandatanganan kerja sama dilakukan Pimpinan Divisi Kredit UMKM bank bjb dengan Co-Founder sekaligus CEO Crowde Yohanes Sugihtononugroho.

Platform Peer to Peer (P2P) lending buatan anak bangsa ini telah hadir di Indonesia sejak tahun 2015 dan hadir untuk meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia.

Startup yang berkedudukan di Tebet Raya Nomor 34 Blok A Persil No 04 RT 09/04 Tebet, Jakarta Selatan itu memiliki rencana bisnis penyaluran KUR kepada petani Indonesia sebesar Rp936 milyar pada tahun 2022, dan Oktober hingga Desember 2021 sebesar Rp20 milyar.

Adapun penyalurannya akan bekerjasama dengan bank bjb. Dimana komoditas yang akan dibiayai meliputi pertanian padi, cabai, dan komoditas lainya.

Direktur Komersial dan UMKM Nancy Adistyasari mengatakan, kerja sama ini sebagai bagian dari wujud kongkret dukungan terhadap program Nasional ketahanan pangan yang diusung oleh pemerintah, salah satunya bidang pertanian.

Selain itu sebagai strategi bisnis Divisi Kredit UMKM melalui kolaborasi dengan perusahan Fintech salah satunya Crowde.

BACA JUGA: BJB Sekuritas Jadi PED Pertama di Indonesia

“Kami berkeyakinan Crowde bisa membina, memonitor hingga melakukan pengawasan terhadap petani sehingga menghasilkan hasil panen yang lebih baik,” kata Nancy.

bank bjb yang sudah berskala nasional, kata dia, terus berinovasi demi kemajuan pelaku UMKM dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

” Kerja sama penyaluran KUR melalui lembaga pun sebagai bentuk kontribusi bank bjb dalam menjamin kesejahteraan petani dan memastikan keberlangsungan usaha mereka baik dari sisi budidaya, pasokan pupuk, obat-obatan, produksi hingga hasilnya dapat berjalan baik dan lancar, ” kata dia.

Selain akses permodalan untuk petani mitra binaan juga menjalankan Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (Pesat) bagi petani. Program ini memberikan pendampingan intens kepada nasabah UMKM agar berkembang.

“Bank bjb juga akan memberikan program pensiun bagi Petani  melalui Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK),” kata Nancy.

Hal ini, kata dia, penting untuk mulai dipahami petani agar masa tua mereka terjamin dan sejahtera.

“Jadi kalau mencari di mana petani yang memiliki pensiunan, carilah di Jabar dan Banten serta bank bjb,” kata Nancy menambahkan.

Dia berharap komitmen bjb berkolaborasi dengan berbagai pihak melalui suntik permodalan ini bisa mendorong kemajuan UMKM.

Sementara itu, Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan bahwa ini sebagai upaya bank jabar banten mendorong meningkatkan  kesejahteraan para petani Indonesia.

“bank bjb akan terus memperkuat jalinan sinergi dengan pihak pemerintah dan swasta dalam mendukung penyaluran KUR bahkan memperluas jangkauannY agar bisa memberikan manfaat lebih optimal dalam upaya pemulihan ekonomi nasional,” kata Widi.

Untuk diketahui, penandatanganan kerja sama dihadiri oleh Direktur Komersial dan UMKM Nancy Adistyasari, Executive Business Officer Yogi Yogiswara, Pemimpin Cabang Daan Mogot Dian Kurniawan, Pemimpin Grup Komersial dan UMKM Regional IV, serta tim dari Crowde.

(LIN)

Artikel Lainnya

spot_img
spot_img