spot_img
Kamis 14 Oktober 2021
spot_img
spot_img

BJB Sekuritas Jadi PED Pertama di Indonesia

JAKARTA, FOKUSJabar.id: PT BJB Sekuritas resmi menjadi Perusahaan Efek Daerah (PED) pertama di Indoensia. Demikian diketahui setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi membuka perdagangan untuk Anggota Bursa Sponsor PT Mandiri Sekuritas dan PED PT BJB Sekuritas Jabar di Main Hall Gedung BEI, Jakarta, Jumat, (8/10/2021).

Hadir dalam acara tersebut Dirut PT BEI Inarno Djajadi, Komisaris Utama Independen bank bjb Farid Rahman, Dirut bank bjb Yuddy Renaldi, Dirut bjb Sekuritas Yogi Heditia Permadi, Dirut PT Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hoesen, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Untuk diketahui, BEI telah memberikan persetujuan kepada PT Mandiri Sekuritas sebagai Anggota Bursa Sponsor PED untuk PT BJB Sekuritas Jawa Barat pada tanggal 27 September 2021.

bjb Sekuritas adalah Perusahaan Efek Daerah pertama di Indonesia dengan kode broker JB. Kode JB ini ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) BEI No. S-06087/BEI.ANG/12-2020 tanggal 23 Desember 2020.

BACA JUGA:Bank bjb Salurkan KUR kepada Petani Milenial Lebah Madu

Penetapan kode broker dilakukan setelah Mandiri Sekuritas selaku Anggota Bursa Sponsor (AB Sponsor) dari bjb Sekuritas melayangkan surat permohonan kode broker PED yang dimiliki bank bjb tersebut. Sebelumnya, bank bjb telah menunjuk Mandiri Sekuritas sebagai AB Sponsor dari bjb Sekuritas.

bjb
BJB Sekuritas Jadi Perusahaan Efek Daerah (PED ) Pertama di Indonesia (Foto IST)

Dirut bank bjb Yuddy Renaldi mengatakan, dengan terdaftarnya kode broker JB, aktivitas perdagangan bjb Sekuritas akan lebih mudah terindeks di bursa saham. bjb Sekuritas juga telah menunjuk PT IDX Solusi Teknologi Informasi sebagai mediator remote trading bagi PED.

Setelah aktif beroperasi, bjb Sekuritas akan melayani kegiatan transaksi efek untuk kepentingan sendiri maupun pihak lain, pemasaran efek dan kegiatan lain sesuai dengan persetujuan pihak OJK.

“Keberadaan bjb Sekuritas menjadi tonggak baru di industri pasar modal nasional. Terlebih bjb Sekuritas ini didirikan untuk menyerap potensi angka pertumbuhan minat berinvestasi saham khususnya di Jabar yang semakin memperlihatkan antusiasme tinggi di dunia pasar modal,” kata Yuddy.

Berdasarkan data BEI, Single Identification Number (SID) di Jabar per Agustus 2021 sebanyak 471.439. Angka tersebut tumbuh 69 persen dari posisi akhir tahun 2020 sebanyak 192.760.

Dengan jumlah penduduk hampir 50 juta jiwa, pasar Jabar masih sangat atraktif untuk bjb Sekuritas. Sebab, kata dia potensi penetrasinya tinggi didukung jaringan bank bjb yang kuat.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Emil) mengatakan bahwa pembukaan perdagangan ini peristiwa bersejarah.

Ini bagian dari disrupsi 4.0 dan disrupsi pandemi. Pihaknyaberharap lahirnya PED pertama ini bisa meningkatkan serta mendorong minat investasi masyarakat, khususnya di Jabar yang saat ini sudah hampir menyentuh setengah juta investor.

“Ini masih terus meningkat, terlebih jika melihat potensi-potensi yang ada di Jabar,” kata Emil.

Dia berharap, nantinya investor tidak hanya menjadi aktivitas bagi urban citizens, lebih dari itu rural citizens pun turut meramaikan pasar modal.

“Saya apresiasi kinerja bank bjb yang bisa memberikan performa terbaiknya, meski di tengah pandemi,” kata Emil.

Salah satunya bank bjb telah menyiapkan strategi untuk bekerjasama dengan universitas dan menjaring investor dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Tidak hanya itu, bank bjb juga proaktif melakukan upaya-upaya literasi dan inklusi pasar modal secara berkesinambungan.

Keberadaan bjb Sekuritas sebagai PED pertama di Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta menekan praktik investasi bodong di tataran masyarakat.

bjb Sekuritas memastikan akan menjangkau calon investor dalam area seluas mungkin guna mengakomodasi kepentingan seluruh kelompok masyarakat dalam memanfaatkan pasar modal dan menjadi investor.

(LIN)

Artikel Lainnya

spot_img