spot_img
Rabu 20 Oktober 2021
spot_img
spot_img

Perundungan, DPA3: Akibat Komunikasi Orangtua dan Anak Minim

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kasus perundungan dan penganiayaan yang menimpa siswi SMP di Kota Bandung harus mendapat perhatian khusus dari orangtua. Orangtua pun diminta lebih waspada pada setiap kegiatan anaknya.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung Rita Verita di Bandung, Selasa (12/10/2021).

Menurut dia, pengawasan ekstra harus dilakukan orangtua terhadap anak yang memiliki media sosial (medsos). Sebab penggunaan yang tidak bijak akan mengarah pada terjadinya kesalahpahaman.

“Saya meilihat penggunaan gawai dan medsos kurang pasa fungsinya. Meski pada kasus ini kedua belah pihak sudah berdamai,” kata Rita.

Atas kejadian itu, pihaknya telah memberikan pendampingan kepada anak-anak tersebut dengan menurunkan langsung psikolog profesional untuk mereka.

BACA JUGA:  Perundungan Pada Remaja Perlu Bantuan Profesional

Rita mengatakan bahwa anak usia sekolah atau remaja belum memiliki kestabilan dalam mengelola emosi. Sehingga, peran orangtua dalam mengawasi kegiatan anak merupakan hal yang mendesak. ‎

“Tentunya harus meluangkan waktu memerhatikan anak-anaknya, apalagi itu masa remaja, perhatikan bagaimana penggunaan medsosnya, itu jangan lepas dari pengawasan keluarga,” kata dia.

Permasalahan dari kasus ini, kata dia, berada pada peran serta keluarga. Orangtua harus bisa memperhatikan anak-anaknya dan mengawasi dengan ketat kegiatan mereka.

BACA JUGA: Mengapa Ikan Hiu Takut Dengan Ikan Lumba-lumba? Berikut Alasannya

“Saya juga apresiasi aparat kewilayahan di Sarijadi yang langsung bergerak aktif bersama kader perlindungan anak sehingga masalah ini cepat diselesaikan. Maka saya tekankan kepada keluarga untuk meluangkan waktu, memperhatikan anak-anaknya,” kata Rita

(Yusuf Mugni/LIN)

Artikel Lainnya

spot_img