spot_img
Kamis 21 Oktober 2021
spot_img
spot_img

Kekerasan Anak di Kota Bandung Meningkat Selama Pandemi Covid-19

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung Jawa Barat (Jabar), Rita Verita mengatakan, kekerasan terhadap anak mengalami peningkatan selama pandemi Covid-19.

Menurutnya, hingga September 2021, kasus tersebut sudah mencapai 100 kasus. Jumlah tersebut meningkat dari 2020 yang hanya berjumlah 84 kasus.

“Dibanding terhadap istri, kekerasan terhadap anak paling tinggi. Jenisnya berupa psikis. Jadi, pendampingannya itu berupa konseling secara rutin,” kata Rita di Taman Dewi Sartika, Selasa (12/10/2021).

Rita mengungkapkan, pelakunya teman, orangtua hingga anggota keluarga dan orang-orang terdekat yang berada di lingkungan sekitar korban.

BACA JUGA: Minat Vaksin Warga Cigondewah Kota Bandung Tinggi

“Biasanya itu temannya, atau orang-orang terdekat si korban yang melakukannya. Karena sebagian besar terjadi di lingkungan terdekat seperti rumah dan sekolah. Dan paling banyak adalah psikis, semisal perundungan atau bully,” ungkapnya.

Rita menambahkan, selain anak dan perempuan, kasus serupa terjadi juga pada seorang lelaki atau suami.

BACA JUGA: Tarif Parkir Tempat Wisata Di Jawa Barat Rp 150 Ribu, Kadisbupar Khawatir

“Jadi kekerasan pada anak, KDRT, perempuan dan setelah itu ada kasus pada suami,” pungkasnya.

(Yusuf Mugni/Bambang)

Artikel Lainnya

spot_img