spot_img
Kamis 23 September 2021
spot_img
spot_img

Menkop UKM dan Wagub Jabar Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Garut

GARUT,FOKUSJabar.id: Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) usai gelar vaksinasi massal di Kabupaten Bandung, Pangalengan, Jawa Barat (Jabar).

Kegiatan serupa dilanjutkan ke Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng) dan di Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Selanjutnya, LPDB-KUMKM melaksanakan vaksinasi kepada 3.500 warga di Kecamatan Kadungora dan Balubur Limbangan, Kabupaten Garut, Jabar, Sabtu (11/9/2021).

Menteri Koperasi (Menkop) Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Teten Masduki, Wakil Gubernur (Wagub) Jabar, Uu Ruzhanul Ulum dan Bupati Garut, Rudy Gunawan melakukan peninjauan pelaksanaan serbuan vaksinasi Corona Virus Disease (Covid-19) di Kecamatan Kadungora dan Balubur Limbangan.

jabar fokusjabar.id
Wagub Jawa Barat dan Bupati Garut

BACA JUGA: Kemenkumham Bakal Renovasi Blok C Lapas Tangerang

Mereka didampingi Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Kusmana Hartadji, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut Suhartono dan Ketua KSPPS BMT, Itqan Adhy Suryadi.

Lokasi pertama yang ditinjau Menkop, Wagub Jabar dan Bupati Garut di Kantor Kecamatan Kadungora. Di lokasi itu, vaksinasi didominasi oleh masyarakat umum yang mencapai 1.000 orang.

Selanjutnya meninjau vaskinasi di lokasi Alun-alun Limbangan. Di sana, didominasi oleh para siswa SMP dengan total penerima vaksin 2.500 orang.

Menkop UKM, Teten Masduki mengatakan, hari ini 3.500 warga Garut divaksin. Menurut Dia, kolaborasi penting dilakukan untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di lingkungan masyarakat.

“Nah ini memang suatu upaya kolaborasi untuk percepatan vaksinasi. Karena saat ini vaksinasi seperti yang disampaikan Pak Presiden merupakan gen changer untuk pemulihan ekonomi. Dan faktanya di dunia, sekarang itu semakin tinggi masyarakat divaksin maka semakin baik pertumbuhan ekonomi di sebuah negara. Jadi vaksinasi berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi,” ungkap Teten.

Teten mengaku, pihaknya telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk para pelaku usaha di beberapa provinsi. Dia menargetkan di bulan selanjutnya (Oktober) vaksinasi dari Kementerian Koperasi akan digelar di luar pulau Jawa.

“Kami prioritaskan pelaku UMKM karena itu termasuk juga penggerak ekonomi. Kami ada di Jakarta untuk 5.000 per hari, lalu di Jabar, Jawa Timur dan Jawa Tengah. Bulan depan, kita akan keluar Jawa,” katanya.

Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, adanya kolaborasi dari berbagai elemen, maka target herd immunity Provinsi Jawa Barat diakhir bulan Desember 2021 bisa tercapai.

“Di Jabar sudah hampir 14 juta yang divaksin dan alhamdulillah sekarang sudah bertambah dengan cepat karena dibantu oleh berbagai lembaga, TNI, Polri dan Kementerian. Termasuk oleh Pak Teten hari ini, sehingga saya semakin senang dan bahagia target Jawa Barat 80 persen akhir Desember 2021, Insya Allah tercapai,” kata Wagub.

Direktur Utama LPDB-KUMKM, Supomo mengatakan, pihaknya bertugas untuk menyukseskan program percepatan vaksinasi yang diusung pemerintah.

jabar fokusjabar.id
Menkop UKM tinjau vaksinasi massal di Garut Jabar

“Selain menyasar masyaralat umum, vaksinasi yang kami lakukan juga menyasar para pelaku UMKM yang merupakan anggota koperasi. Di mana koperasi merupakan mitra LPDB-KUMKM. Inti program vaksinasi yang dilaksanakan adalah pemerintah hadir di tengah masyarakat,” kata Supomo.

Menurutnya, dalam vaksinasi massal, pihaknya bersinergi dengan sejumlah pihak. Terdiri dari Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Baitul Maal Wat Tamwil Itqan (KSPPS BMT Itqan) dan KSPPS BMT Beringharjo, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten Garut dan juga Komando Daerah Militer (Kodam) Siliwangi.

Sementara Bupati Garut, Rudy Gunawan mengucapkan terima kasih atas dukungan dan penguatan terkait vaksinasi di wilayahnya dari Menkop RI, Teten Masduki yang telah datang secara langsung.

Rudy mengklaim bahwa kesadaran masyarakat Garut terhadap pentingnya vaksinasi kini sudah meningkat. Hal itu dibuktikan dengan tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti vaksinasi Covid-19.

“Kesadaran masyarakat puncaknya di bulan Juni-Juli, setelah itu masyarakat menganggap yang sudah divaksin ketika terkonfirmasi itu tidak terlalu parah dan mereka menyadari, apa yang disampaikan pemerintah itu adalah sesuatu yang harus dijalankan. Masyarakat percaya kepada pemerintah bahwa salah satu syarat untuk sehat itu diantaranya dengan vaksinasi,” kata Bupati Garut.

Rudy Gunawan menyebut, sekitar 100 ribu para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Garut sudah dilakukan vaksinasi Covid-19.

“Garut sudah level 2, itu karena kerjasama pemerintah daerah, TNI/Polri dan seluruh elemen masyarakat, termasuk para kiyai,” katanya.

“Yang pertama kami suntik itu adalah pelaku UMKM, pedagang pasar dan Pedagang Kaki Lima (PKL),” kata Dia menambahkan.

(Bambang Fouristian)

Artikel Lainnya

spot_img