spot_img
Selasa 13 April 2021
spot_img
spot_img

Mengenal Lebih Dekat Farshad Noor, Gelandang Anyar Persib Bandung

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Farshad Noor adalah pemain jebolan PSV Eindhoven. Gelandang berusia 26 tahun ini didatangkan Persib Bandung untuk mengarungi Piala Menpora dan Liga 1 2021.

Farshad Noor merupakan rekrutan ketiga Persib Bandung setelah Ferdinand Sinaga dan Ezra Walian.

Masuknya Kapten Timnas Afganistan ini melengkapi komposisi pemain asing di skuad Maung Bandung musim 2021 menggantikan posisi Omid Nazari yang memutuskan hengkang dari Pangeran Biru.

farshad noor fokusjabar.id
Farshad Noor (foto web)

BACA JUGA: Laga ke-2 Piala Menpora 2021, Pelatih Persib Turunkan Farshad Noor

Omid Nazari memilih tidak melanjutkan kariernya di tim kebanggaan Bobotoh karena kondisi kompetisi Sepakbola Indonesia yang tak kunjung menemui titik terang lantaran pandemi Corona Virus Disease (Covid-19).

Omid Nazari dikabarkan memilih kembali berkarier di Filipina bersama United City FC.

Pelatih Kepala Persib Bandung, Robert Alberts menilai bahwa sosok Farshad Noor cocok untuk mengisi slot pemain asing Asia yang berposisi sebagai gelandang yang memiliki rekam jejak karier yang tak kalah mentereng dari Omid Nazari.

Mengutip kompas.com, Farshad lahir di Best, Belanda pada 2 Oktober 1994 lalu. Dia lahir dari keluarga imigran asal Afganistan.

Dia menyukai Sepakbola sejak kecil dan mengembangkan bakatnya bersama Wilhelmina Boys, sebuah klub lokal asal kota kelahirannya, Best.

farshad noor fokusjabar.id
(foto web)

Selama beberapa tahun menimba ilmu Sepakbola di Wilhelmina Boys, kemampuan Dia tercium oleh pemandu bakat dari klub ternama Belanda, PSV Eindhoven.

Pada 2004, Farshad pun resmi menjadi bagian dari PSV Eindhoven Youth atau tim akademi klub berjuluk Rood Witten.

Dari tahun 2004- 2015, Farshad menjadi bagian dari tim lintas usia PSV. Dia pernah membela PSV U-17, U-19 dan U-21. Sayangnya, ketika menapak jenjang karier di usia senior, dia gagal menembus skuad utama PSV.

Selanjutnya Dia hengkang ke Roda JC. Di mana pada musim pertamanya bermain untuk Roda JC dalam Eredivisie 2015-2016, Farshad tampil dalam 12 pertandingan dengan membukukan satu assist.

Pada musim berikutnya, dia hanya tampil dalam 17 laga bersama Roda JC. Sebab, pada jendela transfer musim dingin 2016-2017, dia dipinjamkan ke SC Cambuur-Leeuwarden yang bermain di Keuken Kampioen Divisie (strata dua dalam piramida kompetisi Belanda).

Sayangnya, hanya satu laga yang dimainkan Farshad bersama SC Cambuur. Setelah masa peminjamannya di SC Cambuur berakhir, dia kembali ke Roda JC. Akan tetapi, kontraknya tidak diperpanjang.

Farshad kemudian memutuskan hengkang ke Swedia untuk bergabung bersama AFC Eskilstuna. Hanya semusim bermain untuk Eskilstuna, Farshad pun memilih melanjutkan kariernya di Cyprus bersama Nea Salamis Fagusta pada musim 2017-2018.

Di Cyprus, dia banyak mendapatkan menit bermain. Farshad pun bertahan di klub tersebut selama tiga musim dengan membukukan 42 penampilan di kompetisi resmi.

Meski membela Afghanistan, gelandang 26 tahun ini lebih banyak menghabiskan karier sepakbolanya di Belanda. Hal itu tidak mengherankan, mengingat Farshad Noor lahir di Negeri Kincir Angin.

Bisa dibilang, Farshad Noor dibesarkan oleh salah satu klub teras Liga Belanda, PSV Eindhoven. Sejumlah kelompok umur PSV Eindhoven dijajal Farshad Noor, mulai dari U-17, U-19 hingga U-21.

Bahkan bersama PSV Eindhoven U-21, caps Farshad Noor cukup banyak yang terbentang dari 2013-2015. Dalam periode tersebut, Farshad Noor turun dalam 68 pertandingan dengan koleksi tiga gol dan lima assist.

piala menpora fokusjabar.id
Farshad Noor (foto web)

Kelar membela PSV U-21, Farshad Noor berseragam dua klub Liga Belanda lain, yakni SC Cambuur dan Roda JC yang kini tampil di kasta kedua Liga Belanda.

Setelah menghabiskan tiga musim kariernya di Cyprus, Farshad pun melanjutkan petualangannya di Indonesia pada musim 2021 bersama tim berjuluk Pangeran Biru.

Di skuad Persib, Farshad disebut-sebut bakal menjadi suksesor Omid Nazari. Akan tetapi, bila melihat sekilas karakter permainannya, Farshad cenderung bertipikal sebagai seorang gelandang box to box. Tentu berbeda dengan peran Nazari sebagai ball winning midfielder.

Mengacu pada perkiraan karakter permainannya, kemungkinan besar Farshad justru akan diplot untuk mengisi peran yang sebelumnya ditinggalkan oleh Kim Jeffrey Kurniawan. Sebab, selama memperkuat Persib, Kim kerap berperan sebagai gelandang box to box.

Adapun peran yang ditinggalkan Nazari kemungkinan besar akan digantikan oleh Dedi Kusnandar yang punya karakter sebagai holding midfielder.

Meski begitu, Farshad juga bisa saja diandalkan Robert Alberts untuk menggantikan peran Nazari. Sebab, kecenderungannya, pemain gelandang dengan tipikal box to box punya atribut yang komplet. Baik dalam hal menyerang maupun bertahan.

Akan tetapi, ini baru perkiraan awal. Mengenai teknis permainan di dalam tim Persib hanya Robert Alberts, selaku pelatih kepala yang paham dan mengetahuinya.

Farshad Noor sendiri rencananya akan diturunkan Robert Alberts pada laga ke-2 grup D Piala Menpora 2021 versus Persita Tangerang, Senin (29/3/2021) pukul 18.15 di Sleman, Yogyakarta.

(Bambang Fouristian)

Artikel Lainnya

spot_img