Minggu 29 November 2020

Di Banjar, Pelanggar Prokes Disanksi Rp500 Ribu

BANJAR,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar Jabar segera menerapkan sanksi denda kepada masyarakat yang melanggar Protokol Kesehatan (Prokes). Hal tersebut menyusul tren penyebaran virus Corona (Covid-19) yang semakin mengganas di Kota Banjar. 

“Tren Covid-19 saat ini naik. Permasalahan itu diawali dari kurang disiplinnya masyarakat. Padahal saat ini sudah memberlakukan sanksi sosial, namun masih banyak yang melanggar,” kata Wakil Wali Kota Banjar Nana Suryana.

Menurut Nana, Pemkot Banjar akan memberlakukan sanksi denda. Namun saat ini Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) nya belum rampung.

“Nanti ada regulasi penerapan sanksi dalam bentuk nominal,” kata dia.

BACA JUGA: Seorang Pedagang di Banjar Ditemukan Meninggal Dalam Keadaan Sujud

Terobosan tersebut sambung dia, bukan ingin merepotkan masyarakat, tetapi untuk efek jera agar warga patuh dalam menerapkan protokol kesehatan.

FOKUSJabar.id Banjar
Data Update Covid-19 pada 16 November 2020 (Budiana)

Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny mengatakan, saat ini banyak masyarakat yang menganggap Covid-19 biasa saja, sehingga tidak lagi memerhatikan prokes. 

“Saat ini di lapangan sudah terlihat banyak pertokoan yang tidak melengkapi fasilitas prokes, masyarakat pun banyak yang tidak menggunakan masker dan tidak menjaga jarak,” kata Nana.

Kondisi tersebut menyebabkan kluster-kluster baru bermunculan sehingga pemerintah harus memperketat pengawasan dan penegakan prokes. Terlebih kepada para pendatang dari luar Banjar.

Dari informasi yang dihimpun FOKUSJabar, denda yang akan diberlakukan kepada pelanggar prokes sesuai hasil rakor evaluasi penanganan Covid-19 di Kota Banjar maksimal Rp500 ribu.

(Budiana/Bambang)

Artikel Lainnya

Kadisdik: Ini Syarat Belajar Tatap Muka di Garut

GARUT,FOKUSJabar.id: Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Garut Jawa Barat...

DPRD Ingin IGI Terus “Lahirkan” Guru Berkualitas

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat mengapresiasi peranan Ikatan Guru Indonesia (IGI) dalam peningkatan pendidikan di Jawa Barat, khususnya dalam peningkatan kaliras guru. Demikian...

Pohon Masker di Tasikmalaya, Cara Unik Sosialisasi 3M

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Pohon masker menjadi seni instalasi dari cara unik sosialisasi penerapan protokol kesehatan 3M (Mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak), yang dilakukan jajaran Polsek...

Kematian Maradona Janggal, Jaksa Argentina Lakukan Penyidikan

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Jaksa Argentina menyelidiki kematian Diego Maradona, Jumat (27/11/2020) waktu setempat. Penyelidikan itu untuk mengetahui apakah penyebabnya ada faktor kelalaian medis atau tidak. "Sudah...

Cegah Penyebaran Covid-19 Saat Libur Akhir Tahun, Pemkot Bandung Bentuk 12 Tim Satgas

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bentuk 12 tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung. Hal itu dilakukan untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19 di...

Pemkot Bandung Bakal Perbanyak Kampung Wisata Kreatif

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bakal memperbanyak Kampung Wisata Kreatif, Selasa (24/11/2020). Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung Kenny Dewi Kaniansar mengatakan, Hal...

Kisah Pilu Penjual Masker di Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Penjual Masker di Tasikmalaya umumnya pedagang musiman yang memanfaatkan momentum kebutuhan masyarakat terhadap alat perlindungan diri di tengah pandemi Corona. Semenjak virus asal Wuhan...