spot_img
Selasa 18 Juni 2024
spot_img
More

    Tips Garin Nugroho soal Pembuatan Film Tema Isu sensitif

    JAKARTA,FOKUSJabar.id: Sineas Garin Nugroho berbagi tips membuat film bertemakan isu sensitif seperti politik, rasisme, yang mungkin dianggap tabu untuk didiskusikan secara luas.

    “Pembuat film harus bisa memikirkan hal-hal ini terlebih dahulu. Mulai dari sisi kreativitas termasuk ide, proses penciptaannya, dan strategi untuk menanggapi reaksi publik (karena berani mengambil isu sensitif di film),” kata Garin di ACFFEST KPK 2020, Rabu (19/8/2020).

    Garin mengaku setidaknya sudah tiga kali ia mendapatkan beragam reaksi hingga ancaman karena film-film fenomenal yang ia buat, salah satumua film “Kucumbu Tubuh Indahku”.

    Namun, beragam reaksi itu tentu tak membuat sutradara asal Yogyakarta ini berhenti berkarya.

    BACA JUGA: Mocca Secret Show 2020 Digelar virtual 28 Agustus

    Menurut sutradara “Daun di Atas Bantal” (1998) itu, pembuat film harus mengetahui dan memahami betul konsekuensi dari film “sensitif” yang akan ia buat.

    “Semua kreator harus memahami konsekuensi dari film yang ia akan buat. Setelah itu, kreator harus memiliki strategi, misalnya bagaimana untuk menjaga keamanan kru, hingga melakukan networking dengan pihak-pihak tertentu,” kata Garin Nugroho.

    Selain itu, strategi juga mencakup cara pandang dan cara penyampaian yang pembuat film ingin sematkan, agar bisa diterima oleh penonton.

    “Strategi cara pandang juga penting, karena (topik sensitif yang dipilih pun) sangat luas. Lalu cara penyampaiannya seperti apa yang kita ingin buat, misalnya dibalut dengan komedi, humor, dan lainnya,” papar Garin.

    Terakhir, sineas lulusan Fakultas Sinematografi Institut Kesenian Jakarta itu mengatakan, bahwa hal terpenting yang harus dipegang oleh pembuat film, selain keberanian, adalah sikap hidupnya.

    Dengan itu, pembuat film yang ingin mengangkat isu sensitif ke bentuk audio-visual bisa terus teguh untuk menggarap karyanya dengan serius.

    “Dan terakhir, yang paling penting adalah sikap hidup dia sebagai kreator. Empat langkah sebelumnya itu sejalan dengan sikap hidup dia,” kata Garin Nugroho.

    (Agung/ANT)

    Berita Terbaru

    spot_img