Minggu 20 September 2020

Gandeng ASEAN, Indonesia Berupaya Pulangkan Ratusan Jamaah Tablig di India

JAKARTA, FOKUSJabar.id: Indonesia bekerja sama dengan negara anggota ASEAN berupaya memulangkan jamaah tablig yang hingga kini masih tertahan di India.

Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi mengapresiasi upaya beberapa negara ASEAN yang telah bersama-sama dengan Indonesia menyampaikan surat pada level duta besar kepada Menlu India untuk meminta perhatian agar warga negaranya dapat segera kembali.

“Saya sampaikan, kita perlu terus bekerja sama untuk memastikan repatriasi yang cepat bagi warga negara ASEAN. Kita juga melakukan kerja sama dengan negara-negara non-ASEAN yang memiliki warga negara yang menjadi jamaah tablig di India,” ujar Retno usai mengikuti pertemuan ke-35 Dewan Komunitas Politik-Keamanan ASEAN (APSC) secara virtual dari Jakarta, Rabu (24/6/2020).

Dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI, Senin (22/6), Retno menyampaikan sejumlah negara ASEAN yang telah bersurat kepada pemerintah India. Yakni Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, dan Thailand.

BACA JUGA: 647 Jamaah Ajukan Pengembalian Setoran Haji 

Berdasarkan catatan Kemlu, terdapat 751 WNI jamaah tablig yang tersebar di 12 negara bagian India. Ratusan jamaah tablig tersebut belum bisa dipulangkan ke Tanah Air karena masih menjalani aturan karantina yang diberlakukan pemerintah setempat terkait wabah COVID-19, dan sebagian lainnya menjalani proses hukum.

Beberapa tuduhan pelanggaran pun dialamatkan kepada jamaah tablig asal Indonesia. Antara lain, kelalaian menyebabkan penyebaran penyakit, tidak mematuhi aturan tentang epidemi, dan menolak mengikuti ketentuan pemerintah India terkait pengelolaan bencana.

Pada akhir Mei lalu, sebanyak 31 WNI mendapat putusan bebas dan 45 orang lainnya berstatus bebas dengan jaminan.

Kemlu pun mencatat 47 first information report atau laporan polisi kepada pengadilan yang melibatkan 334 anggota jamaah tablig Indonesia. Yang 151 orang di antaranya dalam status tahanan yudisial.

Menlu Retno menegaskan, pemerintah akan membantu melakukan pendampingan hukum dan kekonsuleran kepada jamaah tablig yang tersandung kasus hukum di India. Pihaknya pun akan terus berkomunikasi dengan otoritas setempat.

(ars/ant)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

Kepemimpinan Kabareskrim Listyo Sigit Berkesan di hati Pendekar dan Jawara se-Banten

BANTEN,FOKUSJabar.id: Kabareskrim Polri  Komjen Listyo Sigit Prabowo meninggalkan kesan...

Satu Warga Binaan Lapas Banjar Positif Covid-19

BANJAR, FOKUSJabar.id: Satu dari 47 warga binaan yang dipindahkan ke Lembaga Permasyarakatan (LP) Kelas II B Kota Banjar terkonfirmasi positif Covid-19, Minggu (13/9/2020). Mereka pindahan...

8 Jurus Ampuh Atasi Insomnia

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Insomnia atau gangguan tidur di malam sangat mengganggu. Pasalnya, tidur merupakan kebutuhan mendasar yang sangat penting dan harus dicukupi. Orang yang mengidap insomnia umumnya...

10 Manfaat Genjer untuk Kesehatan dan Efek Sampingnya

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Genjer, kelayan atau eceng (Limnocharis flava) jenis tumbuhan rawa yang banyak dijumpai di sawah atau perairan dangkal. Biasanya ditemukan bersama-sama dengan Eceng Gondok.  Dalam bahasa internasional...

Ditinggal Salat Jumat Rumah di Ciamis Hangus Terbakar

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Rumah milik warga di Desa Raksabaya Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis terbakar, Jumat (18/9/2020). Kebarakan terjadi ketika ketika rumah ditinggalkan oleh pemiliknya Salat Jumat.  "Kejadian bermula...

Jokowi: Ketimpangan Tes Covid-19 Antardaerah Harus Diperkecil

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingatkan kepada seluruh jajarannya untuk segera memperkecil ketimpangan jumlah tes Corona Virus Disease (Covid-19) antardaerah. "Terkait testing, ini minggu yang lalu...

Polda Jabar Ajak Masyarakat Bersinergi Jaga Ketertiban dan Keamanan

BANJAR,FOKUSJabar.id: Polda Jabar mengajak masyarakat untuk bersinergi dalam menjaga ketertiban dan keamanan di berbagai wilayah di Jabar. "Potensi masyarakat mempunyai kemampuan untuk membantu kinerja Polri....