CIAMIS,FOKUSJabar.id: Bulan suci Ramadan biasanya digunakan sebagai moment untuk para aktivis muda untuk bergerak dalam aksi sosial. Seperti penggalangan dana terhadap warga tidak mampu, Panti jompo dan Panti Asuhan. Apalagi dimasa pendemi Covid-19.
Tokoh Pemuda Asal Dusun Darmaraja Kecamatan Lumbung Kabupaten Ciamis, Dian Ardiansyah menjelaskan, bantuna tersebut harus benar-benar dilandasi dengan pemahaman dan ilmu keikhlasan yang benar-benar murni, dengan strategi pemberian santunan yang tepat sasaran.
“Untuk penggalangan dana memang harus benar-benar dilandasi keikhlasan yang hakiki, dan strategi pemilihan panti yang tepat sasaran dalam arti, saat ini mayoritas Panti Jompo maupun Panti Asuhan sudah memiliki donatur/santunan tetap yang membiayai kebutuhan sehari-hari,” katanya, Rabu (29/4/2020).
BACA JUGA : BPBD Bersama ORARI Banjar Bubarkan Warga yang Ngabuburit
Oleh karna itu, kepada rekan-rekan muda yang bergerak harus benar-benar kritis dan jeli melihat situasi dengan penuh perhitungan.
“Jangan sampai salah sasaran, kita bisa mendata terlebih dahulu jumlah panti yang ada, dan donatur tetap nya. Setelah itu kita bisa benar-benar menentukan panti mana yang memang akan dibantu dengan aksi sosial yang kita lakukan, semua kembali kepada niat kita untuk beramal. Tapi sebagai aktifis, kita wajib kritis dan jeli terhadap segala sesuatu,” ujarnya.
Dian menjelaskan, jangan gunakan aksi sosial sebagai ladang eksistensi semata, tapi gunakan metode yang cerdik dan transfaran. Banyak anak yatim piatu yang tak tersentuh, lakukan analisa terlebih dahulu agar bantuan dan santunan yang digalang tepat sasaran dan berkah.
(Riza M Irfansyah/As)



