Selasa 22 September 2020

Galuh Brutal Terlanjur Viral, Ini Tuntutan KBM Galuh Ratapraja

FOKUSJabra.co.id: Pernyatan Ridwan Saidi yang mengatakan Galuh itu brutal, di Ciamis tidak ada kerajaan, menyulut kekecewaan mahasiswa Ciamis yang kuliah di berbagai daerah luar Ciamis, seperti di Yogyakarta, Jakarta, bandung, Purwokerto dan lainnya yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Galur Ratapraja.

Pernyataan Ridwan Saidi dianggap tidak berdasar. Nama Galuh jelas memiliki kebesaran dan nilai historis. Galuh sudah lama dipakai sebagai identitas warga Ciamis sekian lamanya.

“Ridwan Saidi belum faham subtansinya. Maka kami minta supaya datang dan melihat langsung ke Ciamis dan berdioalog, kita buka diskusi publik. Kami minta Ridwan Saidi minta maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ciamis, “ ujar Ketua KBM Galuh Ratapraja, Rifyan, Kamis (13/02/2020) melalui rilis.

Ketua KBM Galuh Raya Jabodetabek Misbah Zein menilai sebagai orang yang bukan asli daerah jangan semena – mena mengatakan bahwa di Ciamis tidak ada kerajaan, dan mengartikan Galuh dengan perspektif dia.

“Kami anak muda Ciamis dan masyarakat sudah bangga dengan nama Galuh. Maka pernyataan Ridwan Saidi itu harus ditanggapi serius,” ujarnya.

Nama Galuh sudah menjadi aset dan dipegang teguh masyarakat Ciamis.”Ini berita sudah terlanjur viral, Ridwan Saidi harus bisa datang ke Ciamis dan bertanggungjawab,” kata Misbah.  

Melalui #Daruratgaluh #ridwansaidingawur, KBM Galuh di luar Ciamis ini mengeluarkan sembilan tuntutannya, yang jika dalam waktu 7 hari tidak ada respon, maka akan menggelar aksi sosial.

Ini isi sembilan tuntutan KBM Galuh di seluruh Indonesia :

  1. Mengajak semua pihak untuk tenang terlebih dahulu
  2. Mengajak semua pihak untuk rajin membaca sejarah kerajaan Galuh
  3. Mengajak semua pihak untuk menyebarkan kebenaran keberadaan kerajaan Galuh
  4. Menuntut Ridwan Saidi mempertanggung jawabkan pernyataannya di hadapan publik
  5. Menuntut pemilik akun You Tube macan idealis untuk menghapus uploadan video tersebut.
  6. Menuntut Ridwan Saidi melakukan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat Ciamis
  7. Menuntut klarifikasi dan pembuktian secara otentik jika benar kerajaan Galuh itu tidak ada
  8. Menuntut Pemerintahan Daerah Kabupaten Ciamis menyatakan sikap
  9. Menghimbau seluruh masyarakat Ciamis meninjau kembali historis kebesaran Kerajaan Galuh.

(Deni)

Artikel Lainnya

Tak Pakai Masker, Masyarakat Kota Banjar Lebih Takut Kena Razia

BANJAR,FOKUSJabar.id: Kesadaran masyarakat Kota Banjar akan kewajiban memakai masker...

Diskar PB Kota Bandung Lakukan Penyemprotan Disinfektan

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggencarkan kembali penyemprotan disinfektan dan pembagian masker di ruang-ruang publik di Kota Bandung di masa adaptasi kebiasaan baru (AKB)...

Positif Covid-19, Riwayat Kontak Elvy Sukaesih Ditelusuri

JAKARTA,FOKUSJabar.id: Dinyatakan positif Covid-19, Elvy Sukaesih menjalani isolasi mandiri di rumah setelah sebelumnya sempat dirawat selama 19 hari di rumah sakit. Pihak keluarga pun...

Ciamis Jadi Pemasok Ayam dan Telur bagi Kota Bogor

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Kabupaten Ciamis bersama Kota Bogor bersinergi mengatasi inflasi sekaligus membangun perekonomian kedua daerah. Sinergi dituangkan melalui perjanjian kerjasama (PKS) dalam bentuk penyediaan pangan...

Covid-19 Meningkat, Garut Berlakukan PSBM

GARUT,FOKUSJabar.id: Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Garut,Jabar, Rudy Gunawan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) dengan melakukan lockdown di...

Sukses Mengangkat Peringkat, Kafilah MTQ XXXVI Diawur Bupati Tasikmalaya

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Sukses mengangkat peringkat di kejuaraan bergengsi tingkat Provinsi Jawa Barat, belum lama ini Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya "Ngawur" hadiah bagi para juara MTQ XXXVI...

178 Pegawai Pemkot Bandung yang Positif Covid-19 Sembuh

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Sebanyak 178 pegawai pemerintah kota Bandung yang terkomfirmasi positif Covid-19 telah dinyatakan negatif Covid-19 atau sembuh setelah menjalani uji usap lanjutan. Sementara sisanya sebanyak...