Jumat 18 September 2020

Batu Susun di Ciamis Bukan Peninggalan Kerajaan Galuh

CIAMIS, FOKUSJabar.id: Tim Geologi dari Institut Teknologi Bandung ( ITB) dan Museum Geologi Bandung, serta sejarawan mendatangi lokasi ditemukannya batu bersusun di Blok Rompe, Desa Sukaraharja, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, Kamis (6/2/2020).

Hasil pengamatan sementara, batu bersusun yang dinamai Batu Susun Rompe ini merupakan bentukan alam, bukan sebuah candi yang belakangan ini ramai diperbincangkan warga Ciamis.

“Terbentuk secara alami,” jelas ahli geologi ITB, Johan Arif saat ditemui di lokasi batu susun, Kamis. Batuan tersebut berjenis andesit. Batu jenis ini memang mudah dibentuk, misalnya jadi candi.

“Ini (bentuknya) kekar lembar, horizontal. Kalau kekar kolom bisa dilihat di Gunung Padang,” jelas Johan.

Dia menyampaikan, batuan andesit di Batu Susun Rompe ini berasal dari lava yang membeku. Lava keluar dari perut bumi kemudian membeku di permukaan bumi.

Ditanya asal mula lava mengingat di Ciamis tak ada gunung berapi, Johan memperkirakan mungkin saja berasal dari Gunung Sawal yang tak jauh dari lokasi batu susun.

“Saya pastikan, itu (batu bersusun) bukan peninggalan budaya lama. Peninggalan budaya lama tidak akan bertahan hingga sekarang apabila ditumpuk tanpa ikatan,” ujar johan

Sementara ahli geologi dari Museum Geologi Bandung, Oman Abdurohman menyampaikan, batuan bersusun tersebut merupakan fenomena geologi.

Berdasarkan pemeriksaan sepintas, dia meyakini bebatuan di sana merupakan batuan alami, bukan candi. “Batuan andesit,” jelasnya.

Komplek batu susun tersebut, kata Oman, bisa saja dimanfaatkan untuk pariwisata. Namun untuk dijadikan objek wisata, pengelola harus membuat akses jalan yang baik. “Harus aman, nyaman dan memberi manfaat ke masyarakat,” jelasnya.

(Husen Maharaja/dar)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

10 Manfaat Genjer untuk Kesehatan dan Efek Sampingnya

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Genjer, kelayan atau eceng (Limnocharis flava) jenis tumbuhan rawa...

Kemenag Susun Modul Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan Guru Madrasah

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kasubdit Bina GTK MI dan MTs Kementerian Agama RI, (Kemenag) Ainurrofiq menuturkan, pihaknya tengah menyusun modul Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Guru Madrasah. Rencananya,...

Tradisi Tempel Kaki Balita Masih Dipercaya Percepat Pertumbuhan

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Tradisi tempel kaki balita masih dijalankan oleh sebagian masyarakat, seperti yang dilakukan oleh warga Cibitung Kelurahan Ciamis Kabuaten Ciamis. Seorang ibu membawa anaknya ke...

LKSP-Kadin Ingin Angka Pengangguran di Jabar Turun

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Untuk mengurangi angka pengangguran di Jawa Barat, Lembaga Koordinasi Sertifikasi Profesi (LKSP) Kadin Provinsi Jawa Barat bakal menyelenggarakan berbagai pelatihan bagi calon pekerja. Pelatihan dilakukan...

IDI Jabar Minta Pemda Pertegas Sanksi Pelanggar PSBB

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Jawa Barat meminta pemerintah daerah (pemda) mempertegas sanksi soal pelanggaran protokol kesehatan jika tidak mau kembali ke pemberlakuan...

Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Negatif Covid-19

CIREBON,FOKUSJabar.id: Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon Fitria Pamungkaswati dinyatakan negatif Covid-19 usai menjalani tes swab. Berdasarkan hasil pemeriksaan tes RT-PCR Diagnosis Covid-19 No. 02763/LK-PA/IX/2020 yang...

Trump: AS Distribusikan 100 Juta Dosis Vaksin Corona Desember

AMERIKA SERIKAT,FOKUSJabar.id: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengatakan sedikitnya 100 juta dosis vaksin virus corona sudah bisa didistribusikan di AS pada Desember 2020. "Begitu...