spot_imgspot_img
Jumat 8 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Jabar Cetak Sejarah Monumental pada Kejurnas Polo Air U18 Tahun 2019

BANDUNG, FOKUSJabar.id: Jawa Barat berhasil mencetak sejarah pada cabang olahraga polo air setelah berhasil mengawinkan gelar juara di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Polo Air U-18 Tahun 2019.

Pada babak final di Kolam Renang Tirta Lega, Tegalega Kota Bandung, Sabtu (7/9/2019), tim putra putri Jabar berhasil mengalahkan DKI Jkarta.

BACA JUGA:

Pinjaman Tanpa Bunga di Tasikmalaya Hajar Bank Emok

Laga final Kejurnas Polo Air U-18 tahun 2019 di kelompok putra, berlangsung ketat. Kedua tim saling balas mencetak gol di setiap babak.

Jabar mencetak tiga gol lebih dulu melalui Syachrain, M Fadhil dan M Zein, yang kemudian di balas dua gol oleh DKI Jakarta melalui Hizkia dan Gyasi. Skor 3-2 pun bertahan hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua, DKI Jakarta berhasil dua gol untuk menyamakan kedudukan 3-3 dan 4-4 melalui gol yang di cetak Hizkia. Namun Jabar berhasil mencetak tiga gol melalui M. Zein, Revanza, dan Syachrain sehingga tetap unggul 6-4 hingga babak kedua usai.

Pada babak ketiga, kedua tim sama-sama kuat dengan mencetak 4 gol. Gol bagi Jabar di cetak Syachrain, M Fadhil (2 gol), dan Achmad, sedangkan DKI Jakarta melalui Hizkia (3 gol) dan Richley.

Di babak penentuan, DKI Jakarta sempat mengejar ketertinggalan poin dan balik memimpin 11-10 setelah mencetak dua gol dari Hizkia dan satu gol Ananda.

Namun Jabar berhasil mengejar saat laga tersisa dua menit melalui gol Geraldo dan M Fadhil. Sehingga memastikan kemenangan sekaligus juara dengan skor akhir 12-11.

Di kelompok putri, Jabar sempat tertinggal lebih dulu atas DKI Jakarta melalui gol yang di cetak Febrina di awal babak pertama. Tapi tim putri Jabar mampu bangkit dan mendominasi pertandingan.

Di komandoi Hanna dan Annisa, tim putri Jabar mampu mencetak 18 gol di laga final kontra DKI Jakarta. Sedangkan tim ibukota hanya mampu menambah empat gol setelah gol pertama yang di cetak Febrina.

Ke-18 gol bagi Jabar, di cetak oleh Hanna (5 gol), Annisa (5 gol), Indah (3 gol), serta Selfia Nur, Zalfa, Lathifa, Fera, dan Karina yang masing-masing mencetak gol. Sedangkan empat gol tambahan bagi DKI Jakarta di cetak oleh Melyn.

” Kami sangat bersyukur, Alhamdulillah, Jabar bisa mengawinkan medali emas pada kejurnas U18. Ini suatu prestasi yang monumental, ini sejarah. Kita belum pernah menciptakan All Jabar Champions setelah puluhan tahun,” ujar Manajer tim polo air Jabar, R. Tendy Suwarman saat di temui di sekretariat PRSI Jabar, Jalan Pajajaran Kota Bandung, Minggu (8/9/2019).

BACA JUGA:

Hardiknas 2026, Sekolah Sungai Cimanuk Garut Prihatin 19 Ribu Anak Putus Sekolah

Tendy berharap, prestasi yang sudah di cetak di ajang kejurnas ini bisa di pertahankan dan terus di tingkatkan. Atlet polo air U18 ini di targetkan untuk bisa mencapai prestasi di ajang PON 2024.

” Kita memiliki banyak potensi atlet di kelompok usia U18. Semoga, atlet potensial di U18 ini bisa di pertahankan dan menjadi generasi emas polo air Jabar untuk 2024. Hasil ini berkat dukungan dari orang tua atlet dan semua pihak terkait,” tegasnya.

Terkait persaingan pada kejurnas U18 kali ini, Tendy mengaku cukup merata. Pasalnya, provinsi yang notabene sebagai kekuatan polo air Indonesia yakni di Pulau Jawa, ikut berpartisipasi mengirimkan atletnya.

” Untuk di putri, kita memang unggul karena sebagian besar pemainnya terpanggil ke pelatnas. Kalau di putra lebih merata. Keunggulan kita, kedalaman squasd sangat baik. Sehingga antara pemain inti dengan cadangan tidak jomplang. Polo air ini kan olahraga team work bukan individu, sehingga kesolidan dan kedalaman squad pun penting,” pungkasnya.

Keberhasilan Jabar mengawinkan medali emas, di tambah dengan gelar pengharagaan individu yang di raih Hanna Firdaus sebagai pemain terbaik putri dan Darmawan Mukti Wibowo sebagai penjaga gawang terbaik putra.

Untuk pemain terbaik putra diraih atlet DKI Jakarta, Hizkia Bimantoro, penjaga gawang terbaik putri diraih Jeanette Ayu Puspita dari DKI Jakarta, top skor putra oleh Muhammad Fairus (Jatim) dan top skor putri oleh Febrina Indriasari (DKI Jakarta)

(ageng/bam’s)

spot_img

Berita Terbaru