spot_imgspot_img
Rabu 29 April 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Mbak Tutut: FPI Berperan Mengamankan Bangsa

BOGOR,FOKUSJabar.id: Siti Hardiyanti Rukmana (Mbak Tutut) putri sulung almarhum Presiden Soeharto, mengatakan Front Pembela Islam (FPI) berperan mengamankan bangsa.

“Saat 212 tidak ada kekacauan. Semuanya rapi dan bersih, Itulah yang membuat saya yakin FPI luar biasa dan tidak brutal,” kata Mbak Tutut saat berkunjung ke Pesantren Markaz Syariah di Megamendung, Bogor, Rabu (10/4/2019).

Tahun 2004, kata dia, FPI juga memperlihatkan peran serta luar biasa besar saat terjadinya bencana tsunami di Aceh. FPI membantu aparat TNI dan membantu sesama warga Indonesia.

“Kita harus menghormati apa yang dilakukan FPI,” kata ikon Partai Berkarya itu.

Pesantren Markaz Syariah terhampar di atas tanah seluas 70 hektare. Ada kebun Alpukat jenis greengold di dalamnya selain ruang belajar dan asrama santri.

Habib Muhammad bin Husein Al Attas, menantu Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab memberi penjelasan tentang semua fasilitas pesantren, termasuk usaha santri di bidang pertanian, antara lain budidaya Alpukat jenis greengold produk pesantren yang sudah ekspor ke Eropa dan Timur Tengah.

“Senang sekali mendapat informasi pesantren telah bisa ekspor alpukat greengold ke Eropa dan Timur Tengah, ” kata Mbak Tutut.

Mbak Tutut memuji peranan FPI yang luar biasa. Apa yang dilakukan FPI berada di jalan Alloh. FPI, lanjutnya, berani dan bertanggungjawab atas peran-peran yang dilakukannya di masyarakat.

Mbak Tutut juga mengingatkan agar FPI jangan sampai ditunggangi orang-orang yang bertujuan merusak nama baik organisasi, dan berharap dalam doa semoga Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab segera kembali ke Indonesia setelah terjadi perubahan yang akan memperbaiki kehidupan seluruh rakyat Indonesia.

Kepada para santri Mbak Tutut berpesan untuk menjadi generasi penerus yang berguna. Dia juga mengingatkan peran pesantren yang sangat membantu pemerintah membangun sumber daya manusia.

“Pemerintah tak akan mampu menangani pendidikan seluruh rakyat sendirian, peranan pesantren sangat membantu,” kata dia.

Sementara itu, Mamiek Soeharto mengaku bersyukur bisa ke Markaz Syariah dan bersama FPI berjuang di jalan Alloh.

Menurut Mamiek, dari kunjungan ini terbuka peluang kerjasama di bidang pertanian dan peternakan. Semoga kerjasama bisa ditingkatkan demi kejayaan umat, bangsa dan negara.

“Kami terpanggil untuk berjuang demi kemaslahatan rakyat, kami ingin Indonesia kembali makmur berdaulat dan disegani bangsa lain.” Pungkas Mamiek.

(LIN)

spot_img

Berita Terbaru