spot_imgspot_img
Jumat 8 Mei 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Investasi Bodong Marak, Legislator Demokrat Minta OJK Bergerak Cepat

TASIKMALAYA, FOKUSJabar.id : Anggota Komisi XI DPR RI, Siti Mufattahah mengatakan, maraknya praktek investasi bodong harus mendapat perhatian serius dari pihak terkait.

Legislator Partai Demokrat ini meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pengawas lembaga keuangan non bank agar bergerak cepat dan tepat dalam mencegah gerak serta langkah praktik-praktik investasi bodong. Dengan begitu, masyarakat tidak menjadi korbannya.

” OJK harus sedini mungkin melakukan antisipasi praktik investasi illegal. Saat ini, praktik tersebut marak namun tidak diketahui karena terselubung. Jika terindikasi, OJK harus bertindak tegas supaya tidak menimbulkan korban baru,” pinta Siti si Kota Tasikmalaya.

” Kita perlu melindungi masyarakat dan memberikan pemahaman supaya tidak terjerumus ke investasi bodong,” sambungnya.

Menurut Siti, banyak masyarakat yang terjerat dan menjadi korban investasi bodong, karena salah satunya mereka tidak memahami jenis-jenis investasi yang memenuhi syarat serta memiliki legalitas hukum yang jelas.

” Masyarakat perlu terus diberikan pemahaman mengenai investasi dan keuangan secara merata. Dengan begitu, mereka tahu dan memahami dengan jelas sehingga terhindar dari iming-iming ivestasi bodong,” ucap dia.

Pengawas Pasar Modal dan Industri Keuangan Non Bank OJK Tasikmalaya, Ngapon menyebut, mayoritas korban investasi bodong berasal dari komunitas masyarakat. Semisal, perkumpulan guru, kelompok majelis tak’lim, dokter, dosen dan pejabat yang tergiur dan tertipu dengan investasi dengan keuntungan besar.

” Intinya, masyarakat jangan mau tergiur untuk berinvestasi dengan bagi hasil yang besar. Misalnya sampai 5 persen. Hati-hati, itu sudah pasti bohong. Patokan di lembaga perbankan resmi saja hanya 0,5 persen,” ungkap Ngapon.

Pihaknya pun perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait masalah investasi secara berkesinambungan agar masyarakat semakin melek dengan jenis-jenis investasi.

” Selama ini, kami terus gencar melakukan roadshow dan sosialisasi ke berbagai kalangan guna mengedukasi masyarakat tentang investasi agar tidak mudah tertipu dan terjerat dengan iming-iming investasi dengan keuntungan besar,” pungkasnya.

(Seda/Bam’s)

spot_img

Berita Terbaru