Minggu 20 September 2020

Dorong Eksistensi Pesantren, Ini Program Emil-Uu untuk Ponpes di Jabar

PANGANDARAN, FOKUSJabar.id : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mendorong keberadaan Pondok Pesantren (Ponpes) agar terus hadir dan eksis di tengah masyarakat.
Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum. Menurut Uu, pihaknya memiliki program agar pesantren mandiri secara ekonomi dan mempunyai lulusan atau santri lebih berkualitas.
” Kami bersama Gubernur, Ridwan Kamil (Kang Emil) mempunyai program yang berpihak pada Ponpes,” kata Uu di Ponpes Manba’ul Huda, Dusun Karanghonje, RT17/07, Desa Sindangwangi, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran.
Program pertama, Emil-Uu akan membuat Trenmart, yaitu supermarket atau minimarket di dalam pesantren yang khusus memberikan pelayanan kepada santri dan masyarakat sekitar ponpes.
“Satu pesantren satu produk, satu pesantren satu berpenghasilan. Apa yang menjadi perekonomian di sini (pesantren) kita dorong lahirnya produk-produk ekonomi yang ada di pesantren,” ujar Uu.
Pesantren perlu didorong agar memiliki produk khas yang bernilai ekonomi dan menjadi sumber pendapatan pondok pesantren. Karena menurut Uu, banyak pondok pesantren bubar ketika pendirinya telah meninggal dunia sebab hanya bergantung pada sumbangan masyarakat.
“Karena di saat pendirinya atau kiainya meninggal, banyak pondok pesantren yang ikut meninggal karena tidak ada aktivitasnya. Kenapa? Karena ekonominya hanya mengandalkan sumbangan atau permintaan dari masyarakat,” ungkapnya.
Kedua, Emil dan Uu akan membantu pembangunan asrama di setiap pondok pesantren di Jawa Barat. Program ini merupakan lanjutan dari Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat sebelumnya.
Program ketiga, yaitu penyetaraan para lulusan atau keluaran pondok pesantren agar setara dengan pendidikan di tingkat SMA atau sarjana.
“Kami ingin berusaha alumninya (pondok pesantren) layak untuk setara dengan SMA atau S-1. Kenapa tidak kita dorong untuk lahirnya program tentang kesetaraan keluaran pondok pesantren,” tukas Uu.
Pondok pesantren, tambah Uu, merupakan satu-satunya lembaga pendidikan yang menjaga kemurnian agama, kebersihan aqidah, dan kemurnian muamallah umat Islam.
“Maka wajar kalau pemerintah mendorong atau mendukung eksistensinya pondok pesantren,” ucanya.
(Bam’s)

Berita Lainnya

Artikel Lainnya

Cara Download Football Manager 2020 Gratis

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Epic Games Store membagikan Football Manager 2020 atau...

Mantan Kades Nagarajaya Ciamis Ditangkap Polisi

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Sat Reskrim Polres Ciamis ungkap kasus korupsi dan menahan seorang pelaku berinisial AH (50), mantan Kades Nagarajaya, Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis, Jabar. Menurut Wakapolres...

Tren Covid-19 Meningkat, Gugus Tugas Cineam Gelar Razia

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Upaya pencegahan penularan Covid-19 yang tren-nya meningkat terus dilakukan. Seperti yang dilakukan Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya.  Di wilayah ini digelar...

Viralkan Odading Mang Oleh, Ade Londok Diberi HandPhone oleh Gubernur Jabar

BANDUNG,FOKUSJabar.id: Odading Mang Oleh viral di media sosial setelah dipromosikan Ade Londok dengan gaya khasnya. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Emil) dan istrinya, Atalia Praratya...

BPBD: Ini Faktor Pemicu Banjir Sigi Sulteng

SIGI,FOKUSJabar.id: Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi tengah (Sulteng), Asrul mengatakan, bencana alam banjir dan longsor yang terjadi dalam beberapa...

Hengkang ke Liverpool, Thiago Alcantara Dapat Salam Perpisahan

JERMAN,FOKUSJabar.id: Thiago Alcantara mendapat salam perpisahan secara tersirat dari sang pelatih Bayern Munich Hansi Flick. Saat ini, Thiago sedang dalam proses merapat ke Liverpool. Media-media...

AKIP Ciamis Masih B, ditargetkan Meningkat 2020

CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pemerintah Kabupaten Ciamis menargetkan mendapat nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (AKIP) pada tahun 2020 meningkat menjadi BB dari sebelumnya B. "Ditargetkan  Sistem Akuntabilitas Kinerja...