AUSTRALIA, FOKUSJabar.id: Usai melawan Melbourne Victory pada laga keempat Grup E AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 di Stadion AAMI Park, kiper muda Persib Bandung, Fitrah Maulana menangis.
Momen Fitrah Maulana menangis terjadi setelah Persib Bandung menang dramatis 2-1 atas tuan rumah Melbourne Victory.
BACA JUGA:
Luka Menalo Bangga Bawa Persib Cetak Sejarah di Australia
Pada pertandingan tersebut, Fitrah Maulana sempat menjadi sorotan karena kesalahannya dalam mengantisipasi bola yang berujung gol bunuh diri Julio Cesar pada menit 71.
Luka Menalo berhasil menyamakan kedudukan 1-1 pada menit 85. Selanjutnya Balsa Sekulic membalikkan keadaan mekjadi 1-2 pada menit 90.
Anak asuh Igor Tolic pulang dengan kemenangan bersejarah sekaligus memastikan tiket ke babak 16 Besar ACL Two 2026/2027.
Di tengah kebahagiaan tersebut, Fitrah Maulana terlihat menitikkan air mata. Dia menjelaskan, tangisannya bukan karena penyesalan atas kesalahan yang terjadi. Namun juga luapan haru dan kebanggaan menjadi bagian dari keluarga besar Persib Bandung.
“Saya kemarin menangis karena terharu, bangga bisa menjadi bagian dari tim ini. Semua seperti keluarga, saling mendukung, tidak menjatuhkan. Saya sangat bangga bisa bermain di tim yang saya impikan sejak kecil ini,” kata Fitrah.
Dukungan dari rekan-rekan setim dan jajaran pelatih menjadi hal yang sangat berarti bagi Fitrah.
Tidak ada yang menjatuhkan setelah kesalahan tersebut. Sebaliknya, kebersamaan dan kepercayaan dari seluruh anggota tim membuatnya semakin menyadari arti menjadi bagian dari Maung Bandung.
Dia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada tim pelatih serta Bobotoh yang terus memberikan dukungan. Baik kepada dirinya maupun seluruh pemain Pangeran Biru.
BACA JUGA:
Pelatih Melbourne Victory Waspadai Senjata Rahasia Persib
Bagi Fitrah, pengalaman menghadapi Melbourne Victory menjadi pelajaran berharga dalam perjalanan kariernya.
Ia bertekad menjadikan momen tersebut sebagai bekal untuk memperkuat mental sekaligus meningkatkan kemampuannya di bawah mistar gawang.
“Kita tidak bisa menghindari kesalahan. Di sana kita bisa belajar dari kesalahan itu dan menjadi lebih baik dari sebelumnya,” tutup koper muda Persib Bandung.
(Bambang Fouristian)




