CIAMIS,FOKUSJabar.id: 40 rumah warga di wilayah Desa Giriharja Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) mengalami kerusakan pada bagian atap akibat di terjang hujan di sertai angin kencang (cuaca ekstrem).
Selain 40 bangunan rumah yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem, bangunan madrasah, penggilingan padi dan bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) juga mengalami kerusakan.
BACA JUGA:
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Terjang Ciamis, Atap Rumah Warga Berterbangan
Informasi yang terhimpun, 40 rumah serta bangunan fasilitas umum rusak karena tertimpa pohon tumbang dan sapuan anggin kencang yang menerjang wilayah Desa Giriharja.
Berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, 40 bangunan rumah milik warga mengalami rusak ringan.
Bangunan Madrasah Manarul Barokah dan penggilingan padi juga mengalami risak ringan.
“Kami mendapat laporan kejadian bencana itu sekitar pukul 15.40 WIB, Jumat (6/11/2026) sore,” kata Kepala pelaksana BPBD kabupaten Ciamis, Ani Supiani, Sabtu (7/11/2026).
Menurut Ani, hujan deras di sertai angin kencang juga terjadi di wilayah Desa Sukajaya Kecamatan Rajadesa. Di sana tercatat 10 rumah terdampak cuaca ekstrem.
BACA JUGA:
Pohon Petai Tumbang Timpa Atap Rumah Warga di Banjaranyar Ciamis
“Tim BPBD saat ini sedang melakukan penangan di wilayah Desa Sukajaya Kecamatan Rajadesa. Selanjutnya ke Desa Giriharja Kecamatan Rancah,” tutup Ani.
BPBD Ciamis meminta masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, lereng gunung dan daerah rawan bencana untuk meningkatkan kewaspadaan.
Warga juga di minta tidak berteduh di bawah pohon saat hujan petir dan menghindari aktivitas di luar rumah saat cuaca buruk.
(Husen Maharaja)




