BANDUNG,FOKUSJabar.id: Kota Bandung dan Kabupaten Cianjur berbagi gelar juara pada hari pertama eksibisi Porprov XV Jabar tahun 2026 cabang olahraga Kabaddi.
Di gelar di GOR Pajajaran Kota Bandung, 4-8 November 2026, ekshibisi Kabaddi Porprov XV Jabar sudah menyelesaikan pertandingan di nomor three star.
BACA JUGA:
Kabaddi Kota Bandung Siap Raih Juara Umum Ekshibisi Porprov XV Jabar
Pada laga di nomor three star yang menggunakan sistem knock out, tim putri Kota Bandung berhasil meraih medali emas usai mengalahkan Kabupaten Cianjur.
Tim putri Kota Bandung mampu mendominasi laga dan menang dengan skor telak 23-10 atas Cianjur.
Medali perunggu di nomor three star putri di raih Kabupaten Bekasi yang mengalahkan Kabupaten Bandung dengan skor telak 25-8.
Pun demikian di kelompok putra, Kabupaten Bekasi menggondol medali perunggu usai menghentikan perlawanan Purwakarta dengan skor akhir 22-18.
Sedangkan di kelompok putra, tim Kabupaten Cianjur berhasil mengatasi perlawanan Kota Bandung untuk menyegel medali emas nomor three star.
Pada laga yang berlangsung sengit, Cianjur menang tipis atas Kota Bandung dengan skor akhir 19-16 untuk memastikan medali emas.
“Pada hari pertama, kita menggelar pertandingan di nomor three star yang di ikuti oleh 9 tim putra dan 7 tim putri. Selain nomor three star putra dan putri, masih ada dua nomor yang akan di pertandingkan. Yakni super five dan standar style putra putri hingga hari Minggu (8/11),” kata Ketua Pelaksana ekshibisi Kabaddi Porprov XV Jabar 2026, Insan Buana.
Pelaksanaan eksibisi Porprov XV Jabar cabang olahraga Kabaddi sendiri, di buka secara langsung oleh Sekretaris PB Porprov XV Jabar 2026 Kota Bandung yang juga sebagai Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Hendy Maulana Yusuf.
Mewakili Ketua PB Porprov XV Jabar 2020 Kota Bandung Muhammad Farhan, Hendy menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kolaborasi semua pihak untuk penyelenggaraan eksibisi Kabaddi.
“Ini bukan hanya pertandingan. Tapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan, mengembangkan, dan membangun ekosistem cabang olahraga kabaddi di Jabar. Khususnya di Kota Bandung,” kata Farhan dalam sambutannya yang dibacakan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Hendy Maulana Yusuf.
BACA JUGA:
Farhan: Porprov XV Jabar Punya Arti Penting bagi Kota Bandung
Kabaddi merupakan cabang olahraga memiliki karakteristik dan teknik yang khas. Kabaddi pun menuntut kelincahan, kecepatan, ketepatan, kekuatan dan kedisiplinan.
Tak hanya ity, Kabaddi juga mengajarkan nilai-nilai penting kehidupan. Yakni keberanian, pengendalian diri, rasa hormat, dan sportivitas.
“Nilai-nilai ini harus senantiasa menjadi landasan bagi setiap atlet. Baik di dalam arena maupun di luar arena pertandingan. Untuk itu, saya berpesan kepada atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dengan menjunjung tinggi sportivitas dan menghormati lawan. Menang atau kalah adalah bagian dari kompetisi, tetapi sikap ksatria dan semangat untuk terus berkembang adalah kemenangan sesungguhnya,” Farhan menegaskan.
Hal senada diungkapkan Ketua Umum KONI Jabar, M. Budiana. Datang dan menonton secara langsung pertandingan eksibisi Kabaddi Porprov XV Jabar 2026, Budiana menyebut jika seluruh atlet yang bertanding merupakan pionir bagi cabang olahraga Kabaddi.
Untuk itu, Budiana berharap para atlet bisa terus meningkatkan kemampuannya secara fisik maupun teknik. Termasuk menerapkan nilai-nilai luhur dalam olahraga seperti sportivitas, fair play, dan menghormati lawan.
“Para atlet yang bertanding di ekshibisi Kabaddi ini adalah pionir dan tercatat dalam sejarah sebagai atlet kabaddi pertama di dunia dari Jawa Barat. Terus tingkatkan kemampuan karena di depan masih menunggu event lainnya seperti babak kualifikasi PON XXII di tahun 2027 dan PON XXII tahun 2028 di NTB dan NTT,” kata Budiana.
Sementara Ketua Umum Federasi Olahraga Kabaddi Seluruh Indonesia (FOKSI) Jawa Barat, Uung Tanuwidjaja menuturkan, gelaran ekshibisi Porprov XV Jabar 2026 cabang olahraga Kabaddi diikuti oleh sembilan daerah dari 20 kepengurusan FOKSI kota/kabupaten di Jabar.
Total atlet yang tercatat mengikuti eksibisi Kabaddi sekitar 250 orang dari sembilan daerah.
“Sebenarnya jumlah daerah yang ingin mengikuti eksibisi ini cukup banyak, namun sebagai cabang olahraga baru di Jabar, beberapa pengcab masih terkendala dari kesiapan atlet dan pembiayaan. Kami sangat mengapresiasi bagi daerah-daerah yang sudah mengirim perwakilannya pada eksibisi ini,” kata Uung.
BACA JUGA:
Persib Bandung Hadapi Tantangan Berat Lawan Melbourne Victory di ACL Two
Melalui laga eksibisi, Uung berharap perkembangan olahraga Kabaddi di Jawa Barat semakin berkembang. Tidak hanya dari sisi kuantitas, tetapi juga kualitas dari atlet, pelatih, wasit, hingga perangkat pertandingan.
“Di depan, beberapa agenda sudah menunggu seperti babak kualifikasi PON, pelaksanaan PON XXII di tahun 2028, SEA Games, hingga Asian Games. Kita sangat berharap dari Jabar ini akan lahir atlet Kabaddi potensial yang membanggakan nama Jawa Barat dan Indonesia hingga event-event internasional,” Uung menegaskan.
(ageng)




