PANGANDARAN,FOKUSJabar.id: Potensi wisata Desa Bojongsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, tidak hanya bertumpu pada keindahan alam. Semangat gotong royong masyarakat menjadi modal utama lahirnya destinasi Bukit Nanggewer pada 2019 lalu.
Warga setempat melihat potensi pemandangan perbukitan yang membentang hingga wilayah Cilacap. Pihaknya bergotong royong membangun saung dan warung kecil secara swadaya di atas tanah desa.
Baca Juga: Pernah Jadi Tempat Nongkrong Favorit, Bukit Nanggewer Pangandaran Kini Terbengkalai
Baca Juga: SMKN 1 Pangandaran Gembleng Siswa Lewat Simulator Kapal
Masyarakat tingkat dusun mengelola kawasan ini dan memanfaatkan keuntungan untuk pengembangan lokasi. Kepala Desa Bojongsari Yaya Setiawan mengapresiasi tinggi kepedulian warga merintis kawasan tersebut.
“Awalnya dari melihat pemandangan, kemudian dibuat saung dan warung kecil. Semuanya gotong royong,” kata Yaya, Kamis (5/11/2026).
Desa Bojongsari Simpan Potensi Wisata Sawah Terasering
Aktivitas wisata Bukit Nanggewer memang telah terhenti sejak tahun 2023. Namun, Desa Bojongsari masih menyimpan potensi alam lain berupa hamparan sawah terasering di Dusun Babakan dan Bojong.
Keindahan lanskap pegunungan ini pernah membawa Desa Bojongsari menembus 300 besar nasional program desa wisata rintisan. Wisatawan dapat mengakses kawasan terasering melalui jalur Desa Sindangwangi di kawasan Petir.
Desa Bojongsari memiliki tiga akses jalan utama dari jalan nasional menuju kawasan perbukitan. Pemerintah desa mendorong warga lokal kembali menghidupkan potensi wisata berbasis kebersamaan masyarakat.
(Sajidin)




