spot_imgspot_img
Selasa 27 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Polres Tasikmalaya Sampaikan 8 Pesan Penting untuk Pelajar

TASIKMALAYA,FOKUSJabar.id: Polres Tasikmalaya Polda Jabar terus memperkuat komitmennya dalam membina generasi muda melalui program Police Go to School bertajuk Polisi Peduli Pendidikan (Poldik).

Program edukasi dan pembinaan karakter generasi anak muda ini menyasar langsung kepada para pelajar di SMA Muhammadiyah Kabupaten Tasikmalaya, Senin (26/10/2026).

BACA JUGA:

Polres Tasikmalaya Salurkan Bantuan untuk Keluarga Nelayan Korban Kecelakaan Laut

Kegiatan Police Go to School di pimpin langsung Kapolres Tasikmalaya, AKBP Ade Papa Rihi di dampingi Kasat Binmas, AKP Mulyadi, Kasat Lantas, AKP Trias Karso Yuliantoro serta Kasi Propam, Iptu Pujiono.

Kehadiran jajaran Polres Tasikmalaya di sekolah di sambut hangat oleh Kepala SMA Muhammadiyah, Asri Sani Meylani bersama jajaran wakil kepala sekolah dan para guru serta sambutan antusias para pelajar.

Kapolres AKBP Ade Papa Rihi menyampaikan delapan pesan penting runtuk membentengi para pelajar dari berbagai ancaman sosial yang marak terjadi saat ini demi mewujudkan capaian Indonesia emas 2045.

“Masa depan adik-adik semua tidak di tentukan oleh siapa yang paling populer atau paling pintar. Tetapi oleh siapa yang paling disiplin, mau belajar dan berani mengambil keputusan yang tepat dan benar,” ungkap Ade Papa Rihi.

Dalam edukasi pencegahan kenakalan remaja di sekolah tersebut, pihak Kepolisian pun menekankan delapan poin penting kepada para siswa.

  1. Pencegahan Tawuran dan Geng Motor

Imbauan agar pelajar berani mengambil keputusan tepat dengan tidak membawa senjata tajam maupun terlibat dalam kelompok motor ilegal.

2. Penghentian Bullying (Perundungan)

Mengajak pelajar menciptakan lingkungan sekolah yang aman tanpa tindakan merendahkan, mengejek atau menyebarkan konten memalukan sesama teman.

3. Bahaya Narkoba, Obat Terlarang dan Judi Online

Peringatan keras agar pelajar membentengi diri dari penyalahgunaan narkoba, bahaya judi online hingga jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal.

4. Bijak Bermedia Sosial

Mengingatkan pelajar agar hati-hati dalam berinternet, tidak menyebarkan berita bohong (hoaks) serta mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dan teknologi untuk hal-hal produktif.

5. Ketertiban Berlalu Lintas

Imbauan untuk mengutamakan keselamatan dengan memakai helm standar, tidak menggunakan knalpot brong serta menghindari penggunaan ponsel saat berkendara.

6. Fokus Belajar dan Inovasi

Mendorong siswa untuk tekun mengasah keterampilan, membangun jiwa kewirausahaan dan memanfaatkan teknologi secara bijak.

7. Kesehatan Fisik dan Mental

Menjaga kebiasaan hidup sehat, mengelola stres dengan baik, serta terbuka untuk berkonsultasi jika menghadapi kendala pribadi.

8. Penguatan Akhlak dan Nilai Religius

Memperkuat fondasi ilmu, iman dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

“Kehadiran program Poldik, kami berharap lingkungan pendidikan di sekolah akan menjadi ruang yang aman, nyaman, kondusif serta mampu melahirkan generasi muda yang cerdas, berprestasi dan taat hukum,” tegas Kapolres.

BACA JUGA:

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Dicky Chandra Dirawat di Rumah Sakit, Ini Kabar Terbarunya

Menurutnya, Poldik tidak hanya mengedukasi pelajar terkait berbagai persolan kenalan remaja saat ini. Tetapi menekankan pentingnya aspek pemahaman tentang hukum bagi pelajar.

Dengan begitu, pelajar bisa terhindar dari aksi-aksi yang bertentangan dengan hukum, yang dapat merugikan masa depan mereka.

“Edukasi terkait hukum agar mereka dapat tumbuh menjadi warga negara yang taat dan sadar hukum, membentuk karakter disiplin, serta mampu melindungi diri dari perilaku melanggar hukum seperti bullying, tawuran, narkoba, pelanggaran lalu lintas serta kenakalan remaja lainnya,” pungkasnya.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru