CIAMIS,FOKUSJabar.id: Pendidikan politik bagi generasi muda menjadi perhatian Anggota DPR RI, Agun Gunandjar Sudarsa, dalam Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 di Hotel Tyara Plaza, Ciamis, Senin (26/10/2026).
Agun Gunandjar mendorong penguatan pendidikan politik bagi generasi muda sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029.
Menurutnya, pemilih pemula perlu mendapatkan pembekalan sejak dini agar mampu memahami hak politik, demokrasi, serta tanggung jawab dalam menentukan pemimpin.
Baca Juga: Agun Gunandjar Kritik Praktik Politik Uang
Agun mengatakan, sasaran pendidikan pemilih tidak boleh terbatas pada masyarakat yang sudah berpengalaman mengikuti pemilu.
“Generasi Z dan Generasi Alpha juga perlu mendapatkan perhatian karena mereka akan menjadi bagian penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia,” katanya.
Ia menilai perkembangan zaman, terutama digitalisasi, telah mengubah pola interaksi masyarakat. Ruang diskusi yang sebelumnya banyak berlangsung secara langsung kini semakin bergeser ke ruang digital.
“Kondisi seperti ini membuat literasi politik menjadi penting agar generasi muda tidak hanya menerima informasi, tetapi juga mampu memahami dan menilai persoalan politik secara kritis,” ujarnya.
Agun juga menyoroti pentingnya pendidikan kebangsaan dan kewarganegaraan di sekolah. Menurutnya, pembekalan mengenai Pancasila, demokrasi, dan tanggung jawab sebagai warga negara perlu diperkuat.
Berbagai Jenjang Pendidikan
Karena itu, ia mendorong agar pendidikan pemilih menjangkau berbagai jenjang pendidikan, mulai dari sekolah menengah hingga perguruan tinggi.
“Saya sudah mengajak KPU untuk bersama-sama memberikan pendidikan pemilih kepada seluruh sekolah di Kabupaten Ciamis, termasuk SMK dan kalangan mahasiswa,” ujarnya.
Agun berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada sosialisasi satu kali, tetapi menjadi proses pembelajaran yang berkelanjutan.
Melalui pendidikan politik, generasi muda diharapkan memahami bahwa pemilu merupakan sarana untuk menentukan arah pemerintahan dan memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Baca Juga: KPU Ciamis: Pemilih Pemula Meningkat Hampir 50 Persen
Ia juga menginginkan adanya evaluasi terhadap capaian program, termasuk partisipasi pemilih, sehingga pelaksanaan pendidikan politik dapat terus diperbaiki.
Dengan keterlibatan sekolah, perguruan tinggi, dan penyelenggara pemilu, Agun berharap pemilih pemula memiliki bekal yang cukup untuk menentukan pilihan secara bertanggung jawab.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan membangun demokrasi yang lebih berkualitas pada Pemilu 2029.
(Mia)



