spot_imgspot_img
Sabtu 24 Oktober 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Khitanan Massal Meriahkan HUT ke-25 Tasikmalaya, IDI Buka Peluang Peserta Lebih Banyak

TASIKMALAYA,FOKUSjabar.id: Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar aksi sosial khitanan massal. Penyelenggara memusatkan kegiatan kesehatan ini di RSUD Dewi Sartika, Kecamatan Kawalu, umat (23/10/2026).

Aksi sosial ini memeriahkan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118 sekaligus Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Viman Luncurkan Ohan Hafidz Gelombang Kedua

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menghadiri langsung acara kebersamaan ini bersama jajaran pejabat daerah.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Asep Hendra Hendriana beserta Ketua IDI Kota Tasikmalaya dr. Farid Wajdi mengawal seluruh jalannya kegiatan.

Senyum bahagia para orang tua mewarnai prosesi sunatan gratis bagi anak-anak generasi penerus bangsa.

“Sebetulnya kegiatan ini tiap tahun ada. Harapan kami ke depan pesertanya lebih banyak lagi warga Kota Tasikmalaya. Kita ingin jadikan sebagai aksi sosial tahunan,” kata Viman pada Jumat (23/10/2026).

Wali Kota Viman Alfarizi Mengenalkan Fasilitas Nyaman RSUD Dewi Sartika

Viman sengaja memilih RSUD Dewi Sartika guna mengenalkan fasilitas rumah sakit milik pemda tersebut kepada publik.

Masyarakat Tasikmalaya selama ini hanya berfokus mendatangi RSUD dr. Soekardjo saat membutuhkan layanan kesehatan.

Padahal RSUD Dewi Sartika menyajikan fasilitas nyaman, udara segar, serta dukungan tenaga medis berpengalaman.

Rumah sakit ini juga mengantongi kerja sama resmi bersama BPJS Kesehatan guna melayani tindakan medis warga.

“Kami ingin masyarakat tahu, kalau sakit tidak hanya berobat ke RSUD dr. Soekardjo, tapi juga bisa ke rumah sakit Dewi Sartika ini,” tegas Viman.

IDI Kota Tasikmalaya Siap Melayani Hingga 500 Peserta Khitan Tahun Depan

Ketua IDI Kota Tasikmalaya dr. Farid Wajdi membeberkan keberhasilan tim medis mengkhitan 80 anak dari berbagai puskesmas.

Anak-anak peserta khitan gratis ini berusia mulai dari 24 hari hingga 8 tahun.

Puluhan dokter dan tenaga medis terjun langsung memastikan proses sunat berjalan aman, higienis, dan lancar.

Farid menyatakan kesiapan penuh IDI dalam mendukung target besar Pemkot Tasikmalaya pada gelaran tahun depan.

“Untuk khitanan masal tahun ini, baru mencapai 80 orang anak. Dan untuk tahun depan jika Pak Wali Kota meminta target 200 peserta, tentu IDI siap, bahkan 500 pun kami siap,” ujar dr. Farid.

IDI terus memperkuat sinergi dengan Pemkot Tasikmalaya lewat program Tasik Gemas guna meningkatkan derajat kesehatan warga.

(Seda)

spot_img

Berita Terbaru